Mengucapkan salam dan berjabat tangan seharusnya menjadi sarana untuk menumbuhkan ukhuwah dan menyebarkan kebaikan, bukan sekadar formalitas.
"Namun terkadang kita menjumpai sebagian ikhwah yang mengucapkan salam dan berjabat tangan, tetapi tidak menoleh atau tidak melihat orang yang diajak berjabat tangan."
Akibatnya, bukannya merasa dihargai dan diperhatikan, orang yang menerima salam justru bisa merasa diabaikan, bahkan terkadang timbul rasa kesal atau marah.
Padahal di antara adab salam dan berjabat tangan adalah menghadap kepada orangnya, melihatnya, serta menampakkan senyuman.
Hal-hal sederhana seperti ini dapat mempererat persaudaraan dan membuat saudara kita merasa dihormati dan dihargai.