Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di

Yunus : Ayat 106

"Katakanlah (wahai Muhammad), 'Hai manusia, jika kamu masih dalam keragu-raguan tentang agamaku, maka (ketahuilah) aku tidak menyembah yang kalian sembah selain Allah, tetapi aku menyembah Allah yang akan mematikan kamu, dan aku telah di-perintah supaya termasuk orang-orang yang beriman.' Dan (aku telah diperintah), 'Hadapkanlah mukamu kepada agama dengan tulus dan ikhlas, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang musyrik. Dan janganlah kamu menyembah apa-apa yang tidak memberi manfaat dan tidak (pula) memberi mudarat kepadamu selain Allah, sebab jika kamu berbuat (yang demikian) itu, maka sesungguhnya kamu kalau begitu termasuk orang-orang yang zha-lim'." (Yunus: 104-106).
Tafsir As-Sa'di
(106) ﴾ وَلَا تَدۡعُ مِن دُونِ ٱللَّهِ مَا لَا يَنفَعُكَ وَلَا يَضُرُّكَۖ ﴿ "Dan janganlah kamu me-nyembah apa-apa yang tidak memberi manfaat dan tidak (pula) memberi mudarat kepadamu selain Allah." Ini adalah sifat setiap makhluk. Ia tidak mendatangkan manfaat dan mudarat. Dzat yang melakukan itu hanyalah Allah. ﴾ فَإِن فَعَلۡتَ ﴿ "Sebab jika kamu berbuat (yang demikian) itu", yakni kamu beribadah kepada selain Allah yang tidak men-datangkan manfaat dan mudarat untukmu, ﴾ فَإِنَّكَ إِذٗا مِّنَ ٱلظَّٰلِمِينَ ﴿ "maka sesungguhnya kamu kalau begitu termasuk orang-orang yang zhalim." Maksudnya, yang merugikan dirinya sendiri dengan mencelaka-kannya. Kezhaliman ini adalah kesyirikan, sebagaimana Firman Allah,
﴾ إِنَّ ٱلشِّرۡكَ لَظُلۡمٌ عَظِيمٞ 13 ﴿
"Sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar ke-zhaliman yang besar." (Luqman: 13).
Jika sebaik-baik makhluk seandainya dia beribadah kepada selain Allah bersama Allah, maka dia termasuk orang-orang zha-lim lagi musyrik, maka bagaimana dengan selainnya?
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di