Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di
Yunus : Ayat 20
"Manusia dahulunya hanyalah satu umat, kemudian mereka berselisih. Kalau bukanlah karena suatu ketetapan yang telah ada dari Rabbmu dahulu, pastilah telah diberi keputusan di antara mereka, tentang apa yang mereka perselisihkan itu. Dan mereka berkata, 'Mengapa tidak diturunkan kepadanya (Muhammad) suatu keterangan (mukjizat) dari Rabbnya?' Maka katakanlah, 'Sesung-guhnya yang ghaib itu kepunyaan Allah, sebab itu tunggu (sajalah) olehmu, sesungguhnya aku bersamamu termasuk orang-orang yang menunggu'." (Yunus: 19-20).
Tafsir As-Sa'di
(20) ﴾ وَيَقُولُونَ ﴿ "Dan mereka berkata", yakni orang-orang yang mendustakan lagi menentang, ﴾ لَوۡلَآ أُنزِلَ عَلَيۡهِ ءَايَةٞ مِّن رَّبِّهِۦۖ ﴿ "mengapa tidak diturunkan kepadanya (Muhammad) suatu keterangan (mukjizat) dari Rabbnya?" Mereka memaksudkan ayat-ayat yang mereka usulkan seperti ucapan mereka,
﴾ لَوۡلَآ أُنزِلَ إِلَيۡهِ مَلَكٞ فَيَكُونَ مَعَهُۥ نَذِيرًا 7 ﴿
"Mengapa tidak diturunkan kepadanya seorang malaikat agar malai-kat itu memberikan peringatan bersama-sama dengannya?" (Al-Furqan: 7).
Dan perkataan mereka,
﴾ وَقَالُواْ لَن نُّؤۡمِنَ لَكَ حَتَّىٰ تَفۡجُرَ لَنَا مِنَ ٱلۡأَرۡضِ يَنۢبُوعًا 90 ﴿
"Dan mereka berkata, 'Kami sekali-kali tidak percaya kepadamu hingga kamu memancarkan mata air dari bumi untuk kami'." (Al-Isra`: 90).
﴾ فَقُلۡ ﴿ "Maka katakanlah", kepada mereka jika mereka menun-tut ayat-ayat kepadamu, ﴾ إِنَّمَا ٱلۡغَيۡبُ لِلَّهِ ﴿ "sesungguhnya yang ghaib itu kepunyaan Allah." Maksudnya, Dia-lah yang ilmuNya meliputi sega-la keadaan manusia, Dia mengatur mereka sesuai dengan tuntutan ilmuNya dan hikmahNya yang indah, tak seorang pun memiliki hak mengatur hukum, dalil, tujuan akhir dan penjelasan alasan hu-kum. ﴾ فَٱنتَظِرُوٓاْ إِنِّي مَعَكُم مِّنَ ٱلۡمُنتَظِرِينَ ﴿ "Sebab itu tunggu (sajalah) olehmu, sesungguhnya aku bersamamu termasuk orang-orang yang menunggu." Maksudnya, masing-masing menunggu apa yang akan diperoleh oleh kawannya, lihatlah siapa pemilik akibat (baik).
﴾ لَوۡلَآ أُنزِلَ إِلَيۡهِ مَلَكٞ فَيَكُونَ مَعَهُۥ نَذِيرًا 7 ﴿
"Mengapa tidak diturunkan kepadanya seorang malaikat agar malai-kat itu memberikan peringatan bersama-sama dengannya?" (Al-Furqan: 7).
Dan perkataan mereka,
﴾ وَقَالُواْ لَن نُّؤۡمِنَ لَكَ حَتَّىٰ تَفۡجُرَ لَنَا مِنَ ٱلۡأَرۡضِ يَنۢبُوعًا 90 ﴿
"Dan mereka berkata, 'Kami sekali-kali tidak percaya kepadamu hingga kamu memancarkan mata air dari bumi untuk kami'." (Al-Isra`: 90).
﴾ فَقُلۡ ﴿ "Maka katakanlah", kepada mereka jika mereka menun-tut ayat-ayat kepadamu, ﴾ إِنَّمَا ٱلۡغَيۡبُ لِلَّهِ ﴿ "sesungguhnya yang ghaib itu kepunyaan Allah." Maksudnya, Dia-lah yang ilmuNya meliputi sega-la keadaan manusia, Dia mengatur mereka sesuai dengan tuntutan ilmuNya dan hikmahNya yang indah, tak seorang pun memiliki hak mengatur hukum, dalil, tujuan akhir dan penjelasan alasan hu-kum. ﴾ فَٱنتَظِرُوٓاْ إِنِّي مَعَكُم مِّنَ ٱلۡمُنتَظِرِينَ ﴿ "Sebab itu tunggu (sajalah) olehmu, sesungguhnya aku bersamamu termasuk orang-orang yang menunggu." Maksudnya, masing-masing menunggu apa yang akan diperoleh oleh kawannya, lihatlah siapa pemilik akibat (baik).
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di