Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di
Hud : Ayat 20
"Dan siapakah yang lebih zhalim daripada orang yang mem-buat-buat dusta terhadap Allah? Mereka itu akan dihadapkan kepada Rabb mereka, dan para saksi akan berkata, 'Orang-orang inilah yang telah berdusta terhadap Rabb mereka.' Ingatlah, ku-tukan Allah (ditimpakan) atas orang-orang yang zhalim. (Yaitu) orang-orang yang menghalangi (manusia) dari jalan Allah dan menghendaki (supaya) jalan itu bengkok. Dan mereka itulah orang-orang yang tidak percaya akan adanya Hari Akhirat. Orang-orang itu tidak mampu menghalang-halangi Allah untuk (mengazab me-reka) di bumi ini, dan sekali-kali tidak ada penolong bagi mereka selain Allah. Siksaan itu dilipatgandakan kepada mereka. Mereka selalu tidak dapat mendengar (kebenaran), dan mereka selalu tidak dapat melihat(nya). Mereka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri, dan lenyaplah dari mereka apa yang selalu mereka ada-adakan. Pasti mereka itu di akhirat menjadi orang-orang yang paling merugi." (Hud: 18-22).
Tafsir As-Sa'di
(20) ﴾ أُوْلَٰٓئِكَ لَمۡ يَكُونُواْ مُعۡجِزِينَ فِي ٱلۡأَرۡضِ ﴿ "Orang-orang itu tidak mampu menghalang-halangi Allah untuk (mengazab mereka) di bumi ini." Yakni mereka tidak lolos dari azab Allah karena mereka di bawah ceng-keraman dan kekuasaanNya. ﴾ وَمَا كَانَ لَهُم مِّن دُونِ ٱللَّهِ مِنۡ أَوۡلِيَآءَۘ ﴿ "Dan sekali-kali tidak ada penolong bagi mereka selain Allah," yang menolak dari mereka perkara yang dibenci dan menolong mewujudkan bagi me-reka apa yang bermanfaat, akan tetapi seluruh sarana dengan para penolong telah terputus. ﴾ يُضَٰعَفُ لَهُمُ ٱلۡعَذَابُۚ ﴿ "Siksaan itu dilipatgandakan kepada mereka." Ditambah dan diberatkan karena mereka telah sesat dan menyesatkan orang lain. ﴾ مَا كَانُواْ يَسۡتَطِيعُونَ ٱلسَّمۡعَ ﴿ "Mereka selalu tidak dapat mendengar (kebenaran)", akibat kebencian dan ketidaksukaan-nya terhadap kebenaran. Mereka tidak bisa mendengar ayat-ayat Allah dengan pendengaran yang bermanfaat.
﴾ فَمَا لَهُمۡ عَنِ ٱلتَّذۡكِرَةِ مُعۡرِضِينَ 49 كَأَنَّهُمۡ حُمُرٞ مُّسۡتَنفِرَةٞ 50 فَرَّتۡ مِن قَسۡوَرَةِۭ 51 ﴿
"Maka mengapa mereka (orang-orang kafir) berpaling dari peringa-tan (Allah)? Seakan-akan mereka itu keledai liar yang lari terkejut, lari dari singa." (Al-Muddatstsir: 49-51).
﴾ وَمَا كَانُواْ يُبۡصِرُونَ ﴿ "Dan mereka selalu tidak dapat melihat(nya)." Maksudnya, melihat dengan tujuan mengambil pelajaran dan me-renungkan apa yang berguna bagi mereka. Mereka itu hanyalah orang yang tuli dan bisu yang tidak berakal.
﴾ فَمَا لَهُمۡ عَنِ ٱلتَّذۡكِرَةِ مُعۡرِضِينَ 49 كَأَنَّهُمۡ حُمُرٞ مُّسۡتَنفِرَةٞ 50 فَرَّتۡ مِن قَسۡوَرَةِۭ 51 ﴿
"Maka mengapa mereka (orang-orang kafir) berpaling dari peringa-tan (Allah)? Seakan-akan mereka itu keledai liar yang lari terkejut, lari dari singa." (Al-Muddatstsir: 49-51).
﴾ وَمَا كَانُواْ يُبۡصِرُونَ ﴿ "Dan mereka selalu tidak dapat melihat(nya)." Maksudnya, melihat dengan tujuan mengambil pelajaran dan me-renungkan apa yang berguna bagi mereka. Mereka itu hanyalah orang yang tuli dan bisu yang tidak berakal.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di