Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di
Yusuf : Ayat 32
"Dan wanita-wanita di kota berkata, 'Istri al-Aziz menggoda bujangnya untuk menundukkan dirinya (kepadanya), sungguh cinta-nya kepada bujangnya itu adalah sangat mendalam. Sesungguhnya kami memandangnya dalam kesesatan yang nyata.' Maka tatkala wanita itu (Zulaikha) mendengar cercaan mereka, diundangnyalah wanita-wanita itu dan disediakannya bagi mereka tempat duduk, dan diberikannya kepada masing-masing mereka sebuah pisau (untuk memotong jamuan), kemudian dia berkata (kepada Yusuf), 'Keluarlah (tampakkanlah dirimu) kepada mereka.' Maka tatkala wanita-wanita itu melihatnya, mereka kagum kepada (keelokan rupa)nya, dan mereka melukai (jari) tangannya dan berkata, 'Ma-hasempurna Allah, ini bukanlah manusia. Sesungguhnya ini tidak lain hanyalah malaikat yang mulia.' Wanita itu berkata, 'Itulah orang yang mana kamu mencelaku karena (tertarik) kepadanya, dan sesungguhnya aku telah menggodanya untuk menundukkan dirinya (kepadaku), akan tetapi dia menolak. Dan sesungguhnya jika dia tidak menaati apa yang aku perintahkan kepadanya, nis-caya dia akan dipenjarakan dan dia akan termasuk golongan orang-orang yang hina.' Yusuf berkata, 'Wahai Rabbku, penjara lebih aku sukai daripada memenuhi ajakan mereka kepadaku. Dan jika Eng-kau tidak hindarkan diriku dari tipu daya mereka, tentu aku akan cenderung untuk (memenuhi keinginan mereka) dan tentulah aku termasuk orang-orang yang bodoh.' Maka Rabbnya memperkenan-kan doa Yusuf, dan Dia menghindarkan Yusuf dari tipu daya me-reka. Sesungguhnya Dia-lah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Kemudian timbul pikiran pada mereka setelah melihat tanda-tanda (kebenaran Yusuf) bahwa mereka harus memenjara-kannya sampai suatu saat nanti." (Yusuf: 30-35).
Tafsir As-Sa'di
(32) Tatkala ketampanan Yusuf secara fisik sudah terakui oleh mereka, dan benar-benar mengagumkan mereka serta telah tampak oleh mereka alasan (pembenaran) bagi istri al-Aziz, ia ingin memperlihatkan ketampanan batiniah Yusuf berupa 'iffahnya yang sempurna. Untuk tujuan itu, wanita tersebut pun mengumumkan dan menjelaskan kecintaannya kepada Yusuf yang sangat menda-lam, tanpa mempedulikan apa pun. Karena celaan yang terarah kepadanya dari wanita-wanita itu sudah berakhir.﴾ وَلَقَدۡ رَٰوَدتُّهُۥ عَن نَّفۡسِهِۦ فَٱسۡتَعۡصَمَۖ ﴿ "Dan sesungguhnya aku telah menggodanya untuk menunduk-kan dirinya (kepadaku), akan tetapi dia menolak", artinya menampik, padahal ia (istri al-Aziz) sangat antusias dalam menggodanya. Per-jalanan masa demi masa tidak menambahinya kecuali kecintaan, kerinduan dan kegelisahan untuk dapat berjumpa serta rasa kangen-nya kepada Yusuf. Oleh karenanya, dia berkata di hadapan wanita-wanita itu, ﴾ وَلَئِن لَّمۡ يَفۡعَلۡ مَآ ءَامُرُهُۥ لَيُسۡجَنَنَّ وَلَيَكُونٗا مِّنَ ٱلصَّٰغِرِينَ ﴿ "Dan sesungguhnya jika dia tidak menaati apa yang aku perintahkan kepadanya, niscaya dia akan dipenjarakan dan dia akan termasuk golongan orang-orang yang hina", dengan ancaman ini, dia ingin memaksa Yusuf untuk mereali-sasikan hasratnya bersama Yusuf.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di