Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di
Yusuf : Ayat 89
"Hai anak-anakku, pergilah kamu, maka carilah berita ten-tang Yusuf dan saudaranya, dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir." Maka ketika mereka masuk ke (tem-pat) Yusuf, mereka berkata, "Hai al-Aziz, kami dan keluarga kami telah ditimpa kesengsaraan, dan kami datang membawa barang-barang yang tak berharga, maka sempurnakanlah sukatan untuk kami, dan bersedekahlah kepada kami, sesungguhnya Allah mem-beri balasan kepada orang-orang yang bersedekah." Yusuf berkata, "Apakah kamu mengetahui (kejelekan) apa yang telah kamu laku-kan terhadap Yusuf dan saudaranya ketika kamu tidak mengetahui (akibat) perbuatanmu itu." Mereka berkata, "Apakah kamu ini be-nar-benar Yusuf.' Yusuf menjawab, 'Akulah Yusuf dan ini saudaraku. Sesungguhnya Allah telah melimpahkan karuniaNya kepada kami. Sesungguhnya barangsiapa yang bertakwa dan bersabar, maka se-sungguhnya Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat baik." Mereka berkata, "Demi Allah, sesungguhnya Allah telah melebihkan kamu atas kami, dan sesungguhnya kami adalah orang-orang yang bersalah (berdosa)." Dia (Yusuf) berkata, "Pada hari ini tak ada cercaan terhadap kamu, mudah-mudahan Allah mengampuni (kamu), dan Dia adalah Maha Penyayang di antara para penyayang." (Yusuf: 87-92).
Tafsir As-Sa'di
(89) Ketika permasalahan menjadi genting dan mencapai puncaknya, Yusuf betul-betul merasa iba terhadap mereka, dan memperkenalkan dirinya kepada mereka sambil menegur mereka, ﴾ هَلۡ عَلِمۡتُم مَّا فَعَلۡتُم بِيُوسُفَ وَأَخِيهِ ﴿ "Apakah kamu mengetahui (kejelekan) apa yang telah kamu lakukan terhadap Yusuf dan saudaranya", adapun tindakan mereka kepada Yusuf, maka sudah jelas. Sedangkan tentang sauda-ranya, maka boleh jadi (karena) –wallahu a'lam- perkataan mereka,
﴾ إِن يَسۡرِقۡ فَقَدۡ سَرَقَ أَخٞ لَّهُۥ مِن قَبۡلُۚ ﴿
"Jika dia mencuri, maka sungguh telah pernah mencuri pula sauda-ranya sebelum ini."(Yusuf: 77).
Atau, faktor penyebab terpisahnya Bunyamin dari ayahnya dan sumber kejadian itu adalah mereka ﴾ إِذۡ أَنتُمۡ جَٰهِلُونَ ﴿ "ketika kamu tidak mengetahui (akibat) perbuatanmu itu", ini semacam bentuk to-leransi bagi mereka yang disebabkan oleh tindakan bodoh mereka, atau merupakan upaya menjelek-jelekkan mereka lantaran melaku-kan perbuatan orang-orang yang bodoh, meskipun perbuatan itu tidak pantas dan tidak layak bagi mereka.
﴾ إِن يَسۡرِقۡ فَقَدۡ سَرَقَ أَخٞ لَّهُۥ مِن قَبۡلُۚ ﴿
"Jika dia mencuri, maka sungguh telah pernah mencuri pula sauda-ranya sebelum ini."(Yusuf: 77).
Atau, faktor penyebab terpisahnya Bunyamin dari ayahnya dan sumber kejadian itu adalah mereka ﴾ إِذۡ أَنتُمۡ جَٰهِلُونَ ﴿ "ketika kamu tidak mengetahui (akibat) perbuatanmu itu", ini semacam bentuk to-leransi bagi mereka yang disebabkan oleh tindakan bodoh mereka, atau merupakan upaya menjelek-jelekkan mereka lantaran melaku-kan perbuatan orang-orang yang bodoh, meskipun perbuatan itu tidak pantas dan tidak layak bagi mereka.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di