Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di
Yusuf : Ayat 94
"Pergilah kamu dengan membawa baju gamisku ini, lalu letak-kanlah ia ke wajah ayahku, nanti dia akan dapat melihat kembali; dan bawalah keluargamu semuanya kepadaku." Tatkala kafilah itu telah keluar (dari negeri Mesir) maka berkatalah ayah mereka, "Sesungguhnya aku mencium bau Yusuf, sekiranya kamu tidak menuduhku lemah akal (tentu kamu membenarkan aku)." Keluar-ganya berkata, "Demi Allah, sesungguhnya kamu masih dalam ke-keliruanmu yang dahulu." Tatkala telah tiba pembawa kabar gem-bira itu, maka diletakkannya baju gamis itu ke wajah Ya'qub, lalu kembalilah dia dapat melihat. Ya'qub berkata, "Tidakkah aku ka-takan kepadamu, bahwa aku mengetahui dari Allah sesuatu yang kamu tidak mengetahuinya." Mereka berkata, "Wahai ayah kami, mohonkanlah ampun bagi kami terhadap dosa-dosa kami, sesung-guhnya kami adalah orang-orang yang bersalah (berdosa)." Ya'qub berkata, "Aku akan memohonkan ampun bagimu kepada Rabbku. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penya-yang." (Yusuf: 93-98).
Tafsir As-Sa'di
(94) ﴾ وَلَمَّا فَصَلَتِ ٱلۡعِيرُ ﴿ "Tatkala kafilah itu telah keluar", dari negeri Mesir mengarah ke negeri Palestina, Ya'qub telah mencium aroma baju Yusuf. Beliau berkata, ﴾ إِنِّي لَأَجِدُ رِيحَ يُوسُفَۖ لَوۡلَآ أَن تُفَنِّدُونِ ﴿ "Sesungguh-nya aku mencium bau Yusuf, sekiranya kamu tidak menuduhku lemah akal (tentu kamu membenarkan aku)", maksudnya mengolok-olok diriku dan kalian mengklaim bahwa ucapan ini muncul dari diriku tanpa kesadaran. Karena beliau melihat mereka begitu terheran-heran de-ngan kondisinya hingga menyebabkan munculnya perkataan itu.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di