Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di
Ar-Ra'd : Ayat 4
"Allah-lah Yang meninggikan langit tanpa tiang (sebagai-mana) yang kamu lihat, kemudian Dia bersemayam di atas 'Arasy, dan menundukkan matahari dan bulan. Masing-masing beredar hingga waktu yang ditentukan. Allah mengatur urusan (makhluk-Nya), menjelaskan tanda-tanda (kebesaranNya), supaya kamu me-yakini pertemuan(mu) dengan Rabbmu. Dan Dia-lah Rabb yang membentangkan bumi dan menjadikan gunung-gunung dan sungai-sungai padanya. Dan menjadikan padanya semua buah-buahan ber-pasang-pasangan, Allah menutupkan malam kepada siang. Sesung-guhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan. Dan di bumi ini terdapat ba-gian-bagian yang berdampingan, dan kebun-kebun anggur, tanam-an-tanaman dan pohon kurma yang bercabang dan yang tidak bercabang, disirami dengan air yang sama. Kami melebihkan se-bagian tanaman-tanaman itu atas sebagian yang lain tentang rasa-nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir." (Ar-Ra'd: 2-4).
Tafsir As-Sa'di
(4) ﴾ و َ ﴿ "Dan," di antara tanda kebesaran Allah yang menun-jukkan kesempurnaan kekuasaan dan keistimewaan ciptaanNya, Dia menjadikan ﴾ ف ِ ي ٱلۡأَرۡضِ قِطَعٞ مُّتَجَٰوِرَٰتٞ وَجَنَّٰتٞ ﴿ "di bumi ini bagian-bagian yang berdampingan dan kebun-kebun," di dalamnya terdapat berbagai macam pepohonan, berupa pohon anggur, kurma, biji-bijian dan lain-lain. Ada pohon kurma yang sebagiannya ﴾ صِنۡوَانٞ ﴿ "bercabang-cabang," artinya beberapa batang pohon berada di atas satu pongkol tanaman ﴾ وَغَيۡرُ صِنۡوَانٖ ﴿ "yang tidak bercabang-cabang," maksudnya setiap pohon berada pada pongkolnya masing-masing. Semuanya ﴾ يُسۡقَىٰ بِمَآءٖ وَٰحِدٖ ﴿ "disirami dengan air yang sama," dan tanahnya pun sejenis.
﴾ وَنُفَضِّلُ بَعۡضَهَا عَلَىٰ بَعۡضٖ فِي ٱلۡأُكُلِۚ ﴿ "Kami melebihkan sebagian tanaman itu di atas sebagian tanaman yang lain tentang rasanya," dalam aspek warna, cita rasa, manfaat, dan tingkat kelezatan. Ada jenis tanah yang baik (subur), bisa menumbuhkan ilalang dan rerumputan yang banyak, bermacam pohon dan tanaman. Ada tanah yang berada di dekat tanah tadi, (namun) tidak bisa menumbuhkan tanaman atau-pun menyimpan cadangan air. Ada tanah yang mampu menyimpan suplai air, namun tidak mampu menumbuhkan ilalang. Ada tanah yang lain mampu menumbuhkan tanaman biji-bijian dan berbagai pepohonan, namun tidak menumbuhkan rumput ilalang. Buah ini begitu manis, sementara buah itu pahit. Dan buah yang lain rasanya sedang-sedang saja. Apakah keanekaragaman ini muncul dari dzat-nya itu sendiri dan karakteristiknya, ataukah merupakan ketentuan dari al-Aziz ar-Rahim (Dzat Yang Mahaperkasa lagi Maha Penyayang)?
﴾ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَأٓيَٰتٖ لِّقَوۡمٖ يَعۡقِلُونَ ﴿ "Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir," mak-sudnya bagi orang-orang yang mempunyai akal pikiran yang meng-antarkan mereka menuju hal-hal yang bermanfaat bagi mereka dan mengajak mereka kepada kematangan hidayah dan berpikir tentang Allah, berupa pesan-pesan, perintah-perintah dan larangan-larangan-Nya. Adapun orang-orang yang kerap berpaling dan orang-orang yang berpikiran tumpul, maka mereka berada dalam kubangan ke-gelapan tanpa mengetahui apa-apa, berjalan mondar-mandir dalam kesesatan mereka, tidak mendapatkan jalan petunjuk kepada Rabb mereka, dan tidak memahami ucapan-ucapanNya. 9
﴾ وَنُفَضِّلُ بَعۡضَهَا عَلَىٰ بَعۡضٖ فِي ٱلۡأُكُلِۚ ﴿ "Kami melebihkan sebagian tanaman itu di atas sebagian tanaman yang lain tentang rasanya," dalam aspek warna, cita rasa, manfaat, dan tingkat kelezatan. Ada jenis tanah yang baik (subur), bisa menumbuhkan ilalang dan rerumputan yang banyak, bermacam pohon dan tanaman. Ada tanah yang berada di dekat tanah tadi, (namun) tidak bisa menumbuhkan tanaman atau-pun menyimpan cadangan air. Ada tanah yang mampu menyimpan suplai air, namun tidak mampu menumbuhkan ilalang. Ada tanah yang lain mampu menumbuhkan tanaman biji-bijian dan berbagai pepohonan, namun tidak menumbuhkan rumput ilalang. Buah ini begitu manis, sementara buah itu pahit. Dan buah yang lain rasanya sedang-sedang saja. Apakah keanekaragaman ini muncul dari dzat-nya itu sendiri dan karakteristiknya, ataukah merupakan ketentuan dari al-Aziz ar-Rahim (Dzat Yang Mahaperkasa lagi Maha Penyayang)?
﴾ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَأٓيَٰتٖ لِّقَوۡمٖ يَعۡقِلُونَ ﴿ "Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir," mak-sudnya bagi orang-orang yang mempunyai akal pikiran yang meng-antarkan mereka menuju hal-hal yang bermanfaat bagi mereka dan mengajak mereka kepada kematangan hidayah dan berpikir tentang Allah, berupa pesan-pesan, perintah-perintah dan larangan-larangan-Nya. Adapun orang-orang yang kerap berpaling dan orang-orang yang berpikiran tumpul, maka mereka berada dalam kubangan ke-gelapan tanpa mengetahui apa-apa, berjalan mondar-mandir dalam kesesatan mereka, tidak mendapatkan jalan petunjuk kepada Rabb mereka, dan tidak memahami ucapan-ucapanNya. 9
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di