Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di
Ibrahim : Ayat 3
"Alif, lam ra. (Ini adalah) Kitab yang Kami turunkan kepadamu supaya kamu mengeluarkan manusia dari gelap gulita kepada cahaya terang benderang, dengan izin Rabb mereka (yaitu) menuju jalan Rabb Yang Mahaperkasa lagi Maha Terpuji. Allah yang me-miliki segala apa yang di langit dan di bumi. Dan celakalah orang-orang kafir karena siksaan yang sangat pedih. (Yaitu) orang-orang yang lebih menyukai kehidupan dunia daripada kehidupan akhirat, dan menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah dan mengingin-kan agar jalan Allah itu bengkok. Mereka itu berada dalam kese-satan yang jauh." (Ibrahim: 1-3).
Tafsir As-Sa'di
(3) Berikutnya, Allah menceritakan sifat-sifat mereka. Me-reka adalah orang-orang yang menyukai ﴾ ٱلۡحَيَوٰةَ ٱلدُّنۡيَا عَلَى ٱلۡأٓخِرَةِ ﴿ "ke-hidupan dunia daripada kehidupan akhirat." Mereka begitu gandrung kepadanya dan merasa tentram dengannya serta melalaikan akhirat. ﴾ وَيَصُدُّونَ ﴿ "Dan menghalang-halangi", orang-orang ﴾ عَن سَبِيلِ ٱللَّهِ ﴿ "dari jalan Allah", yang mana Allah telah menentukannya bagi hamba-hambaNya dan menjelaskannya di dalam kitab-kitabNya melalui penjelasan para RasulNya. Mereka itu telah menentang Pelindung mereka dengan perseteruan dan peperangan ﴾ وَيَبۡغُونَهَا ﴿ "dan mengingin-kan agar jalan itu" yaitu jalan Allah ﴾ عِوَجًاۚ ﴿ "bengkok." Mereka begitu semangat berupaya memperburuk citranya dan mendiskreditkan-nya untuk tujuan menjauhkan (orang-orang) darinya. Tetapi Allah enggan (berkehendak) kecuali untuk menyempurnakan cahaya-Nya, kendatipun orang-orang kafir benci. ﴾ أُوْلَٰٓئِكَ ﴿ "Mereka itu", orang-orang yang telah disebutkan karakteristiknya ﴾ فِي ضَلَٰلِۭ بَعِيدٖ ﴿ "berada dalam kesesatan yang jauh", karena mereka telah sesat dan menyesatkan (orang lain) serta menantang dan memusuhi Allah dan RasulNya. Apakah ada bentuk kesesatan yang lebih parah dari ini? Sedangkan orang-orang yang beriman, jelas berbeda dengan mereka, mereka mengimani Allah dan ayat-ayatNya, lebih mencintai akhirat daripada dunia, menyeru kepada jalan Allah serta berupaya menggambarkannya dengan citra yang baik semampu mereka dan menjelaskan unsur konsistensinya.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di