Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di

Al-Hijr : Ayat 69

Tafsir As-Sa'di
"Ibrahim berkata, 'Apakah urusanmu yang penting (selain itu) hai para utusan?' Mereka menjawab, 'Kami sesungguhnya diutus kepada kaum yang berdosa, kecuali Luth beserta pengikut-peng-ikutnya. Sesungguhnya kami akan menyelamatkan mereka semua-nya, kecuali istrinya, kami telah menentukan, bahwa ia termasuk orang-orang yang tertinggal (bersama-sama dengan orang kafir lainnya).' Maka tatkala para utusan itu datang kepada kaum Luth, beserta pengikut-pengikutnya, ia berkata, 'Sesungguhnya kamu adalah orang-orang yang tidak dikenal.' Para utusan menjawab, 'Sebenarnya kami ini datang kepadamu dengan membawa azab yang selalu mereka dustakan. Dan kami datang kepadamu mem-bawa kebenaran, dan sesungguhnya kami betul-betul orang-orang benar. Maka pergilah kamu di akhir malam dengan membawa keluargamu, dan ikutilah mereka dari belakang dan janganlah seorang pun di antara kamu menoleh ke belakang dan teruskanlah perjalanan ke tempat yang diperintahkan kepadamu.' Dan telah Kami wahyukan kepadanya (Luth) perkara itu, yaitu bahwa mereka akan ditumpas habis di waktu Shubuh. Dan datanglah penduduk kota itu (ke rumah Luth) dengan gembira (karena) kedatangan tamu-tamu itu. Luth berkata, 'Sesungguhnya mereka adalah tamuku; maka janganlah kamu memberi malu (kepadaku). Dan bertakwa-lah kepada Allah, dan janganlah kamu membuat aku terhina'. Mereka berkata, 'Dan bukankah kami telah melarangmu dari (me-lindungi ) manusia?' Luth berkata, 'Inilah putri-putri (negeri)ku (kawinlah dengan mereka), jika kamu hendak berbuat (secara yang halal).' (Allah berfirman), 'Demi umurmu (Muhammad), sesungguh-nya mereka terombang-ambing di dalam kemabukan (kesesatan).' Maka mereka dibinasakan oleh suara keras yang mengguntur, ketika matahari akan terbit. Maka Kami jadikan bagian atas kota itu terbalik ke bawah, dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang keras. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Kami) bagi orang-orang yang memperhatikan tanda-tanda. Dan sesungguhnya kota itu benar-benar terletak di jalan yang masih tetap (dilalui manusia). Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman." (Al-Hijr: 57-77).

(67-69) ﴾ وَجَآءَ أَهۡلُ ٱلۡمَدِينَةِ ﴿ "Dan datanglah penduduk kota itu (ke rumah Luth)", yaitu kota tempat Nabi Luth berada[11] ﴾ يَسۡتَبۡشِرُونَ ﴿ "dengan gembira (karena kedatangan tamu-tamu itu)," maksudnya mereka sa-ling menyampaikan kabar gembira kepada sebagian lainnya ten-tang tamu-tamu Nabi Luth, ketampanan wajah mereka dan kemam-puan mereka untuk dapat menguasai para tamu itu. Hal itu, lantaran mereka berniat untuk melangsungkan perbuatan keji terhadap para tamu itu. Orang-orang itu datang dan sampai ke rumah Nabi Luth. Mereka mulai membujuk Nabi Luth supaya menyerahkan tamu-tamunya. Sedangkan Nabi Luth benar-benar memohon perlindungan (kepada Allah) dari mereka seraya berkata, ﴾ إِنَّ هَٰٓؤُلَآءِ ضَيۡفِي فَلَا تَفۡضَحُونِ 68 وَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ وَلَا تُخۡزُونِ 69 ﴿ "Sesungguhnya mereka adalah tamuku; maka jangan-lah kamu memberi malu (kepadaku). Dan bertakwalah kepada Allah, dan janganlah kamu membuat aku terhina," maksudnya yakinilah pertama-tama bahwa Allah itu mengawasi kalian. Jika memang tidak ada rasa takut pada kalian kepada Allah, maka janganlah kalian mem-permalukan aku di hadapan tamu-tamuku dan selanjutnya kalian melakukan perbuatan yang bejat dengan mereka.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di