Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di

Al-Hijr : Ayat 88

"Dan sesungguhnya Kami telah berikan kepadamu tujuh ayat yang dibaca berulang-ulang dan al-Qur`an yang agung. Dan jangan-lah sekali-kali kamu menujukan pandanganmu kepada kenikmatan hidup yang telah Kami berikan kepada beberapa golongan dari mereka (orang-orang kafir itu), dan janganlah kamu bersedih hati terhadap mereka, dan berendah dirilah kamu terhadap orang-orang yang beriman. Dan katakanlah, 'Sesungguhnya aku adalah pemberi peringatan yang menjelaskan.' Sebagaimana (Kami telah memberi peringatan), maka Kami telah menurunkan (azab) kepada orang-orang yang membagi-bagi (Kitab Allah), (yaitu) orang-orang yang telah menjadikan al-Qur`an itu terbagi-bagi. Maka demi Rabbmu, Kami pasti akan menanyai mereka semua, tentang apa yang telah mereka kerjakan dahulu. Maka sampaikanlah olehmu segala apa yang diperintahkan (kepadamu), dan berpalinglah dari orang-orang yang musyrik. Sesungguhnya Kami memelihara kamu dari (keja-hatan) orang-orang yang memperolok-olokkan (kamu), yaitu orang-orang yang menganggap adanya tuhan yang lain di samping Allah; maka mereka kelak akan mengetahui (akibat-akibatnya). Dan Kami sungguh-sungguh mengetahui, bahwa dadamu menjadi sempit di-sebabkan perkataan yang mereka ucapkan, maka bertasbihlah de-ngan memuji Rabbmu dan jadilah kamu termasuk orang-orang yang bersujud (shalat), dan sembahlah Rabbmu sampai datang kepadamu al-Yaqin (ajal)." (Al-Hijr: 87-99).
Tafsir As-Sa'di
(88) Jika Allah telah memberikan kepada beliau karunia berupa al-Qur`an yang agung beserta sab'ul matsani, berarti sungguh Allah telah menganugerahkan anugerah paling utama yang mesti dikejar-kejar oleh orang-orang yang berlomba (dalam kebaikan) dan karunia terbesar yang membuat kaum Mukminin riang-gembira.
﴾ قُلۡ بِفَضۡلِ ٱللَّهِ وَبِرَحۡمَتِهِۦ فَبِذَٰلِكَ فَلۡيَفۡرَحُواْ هُوَ خَيۡرٞ مِّمَّا يَجۡمَعُونَ 58 ﴿
"Dan katakanlah, 'Dengan karunia Allah dan rahmatNya,' hendak-lah dengan itu mereka bergembira. Karunia Allah dan rahmatNya lebih baik daripada apa yang mereka kumpulkan." (Yunus: 58).
Oleh karena itu, berikutnya Allah berfirman, ﴾ لَا تَمُدَّنَّ عَيۡنَيۡكَ إِلَىٰ مَا مَتَّعۡنَا بِهِۦٓ أَزۡوَٰجٗا مِّنۡهُمۡ ﴿ "Dan janganlah sekali-kali kamu menujukan panda-nganmu kepada kenikmatan hidup yang telah Kami berikan kepada beberapa golongan dari mereka (orang-orang kafir itu)", janganlah engkau terpa-nah dengan ketakjuban yang mendorongmu menyibukkan diri untuk berpikir tentang godaan syahwat duniawi yang sedang di-nikmati oleh kaum hedonisme dan menjadikan orang-orang bodoh tertipu (dengan mereka). Merasa cukuplah dengan pemberian Allah bagimu, berupa matsani dan al-Qur`an yang agung. ﴾ وَلَا تَحۡزَنۡ عَلَيۡهِمۡ ﴿ "Dan janganlah kamu bersedih hati terhadap mereka", karena tidak ada kebaikan yang bisa diharapkan dari mereka dan tiada faidah yang bisa ditunggu-tunggu dari mereka. Engkau mendapatkan ganti dari kalangan kaum Mukminin yang lebih baik dan lebih utama. ﴾ وَٱخۡفِضۡ جَنَاحَكَ لِلۡمُؤۡمِنِينَ ﴿ "Dan berendah dirilah kamu terhadap orang-orang yang beriman", lembutkanlah sikapmu pada mereka dan perbaikilah perilakumu dengan mereka sebagai bentuk kecintaan, pemuliaan, dan kasih sayang.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di