Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di
An-Nahl : Ayat 81
"Dan Allah menjadikan bagimu rumah-rumahmu sebagai tem-pat tinggal, dan Dia menjadikan bagimu rumah-rumah (kemah-kemah) dari kulit binatang ternak yang kamu merasa ringan (mem-bawa)nya di waktu kamu bepergian dan di waktu kamu bermukim, dan (dijadikanNya pula) dari bulu domba, bulu unta dan bulu kam-bing, alat-alat rumah tangga dan perhiasan (yang kamu pakai) sampai waktu (tertentu). Dan Allah menjadikan bagimu tempat bernaung dari sesuatu yang telah Dia ciptakan, dan Dia jadikan bagimu tempat-tempat tinggal di gunung-gunung, dan Dia jadikan bagimu pakaian yang memeliharamu dari panas dan pakaian (baju besi) yang memeliharamu dalam peperangan. Demikianlah Allah menyempurnakan nikmatNya atasmu agar kamu berserah diri (ke-padaNya). Jika mereka tetap berpaling, maka sesungguhnya kewa-jiban yang dibebankan atasmu (Muhammad) hanyalah menyampai-kan (amanat Allah) dengan terang. Mereka mengetahui nikmat Allah, kemudian mereka mengingkarinya, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang kafir." (An-Nahl: 80-83).
Tafsir As-Sa'di
(81) ﴾ وَٱللَّهُ جَعَلَ لَكُم مِّمَّا خَلَقَ ﴿ "Dan Allah menjadikan bagimu dari sesuatu yang telah Dia ciptakan," yaitu dari makhluk-makhluk ciptaan-Nya, tidak ada andil tangan kalian padanya ﴾ ظِلَٰلٗا ﴿ "tempat ber-naung," seperti naungan pepohonan, gunung-gunung, perbukitan dan lain-lain ﴾ وَجَعَلَ لَكُم مِّنَ ٱلۡجِبَالِ أَكۡنَٰنٗا ﴿ "dan Dia jadikan bagimu tempat-tempat tinggal di gunung-gunung," yaitu gua-gua yang melin-dungi kalian dari sengatan panas, dingin, dan hujan-hujan serta para musuh ﴾ وَجَعَلَ لَكُمۡ سَرَٰبِيلَ ﴿ "dan Dia jadikan bagimu pakaian," yaitu pakaian-pakaian dan baju-baju ﴾ تَقِيكُمُ ٱلۡحَرَّ ﴿ "yang memeliharamu dari panas," Allah tidak menyebutkan dingin (dalam konteks ini) karena pada ayat sudah berlalu menyebutkan bahwasanya surat ini dari permulaannya terfokuskan pada penjelasan inti-inti kenikmat-an, sedangkan penghujung surat, berbicara tentang pelengkap dan penyempurnanya, dan perlindungan diri dari hawa dingin termasuk inti dari kenikmatan. Karena itu termasuk kebutuhan yang men-desak, sementara Allah telah menyebutkannya di awal surat ini de-ngan berfirman,
﴾ لَكُمۡ فِيهَا دِفۡءٞ وَمَنَٰفِعُ ﴿
"Padanya ada (bulu) yang menghangatkan dan berbagai manfaat." (An-Nahl: 5).
﴾ وَسَرَٰبِيلَ تَقِيكُم بَأۡسَكُمۡۚ ﴿ "Dan pakaian (baju besi) yang memeliharamu dalam peperangan," maksudnya melindungi kalian dari senjata saat terjadinya pertempuran dan peperangan, berupa persenjataan, pa-kaian besi yang berantai dan lain-lain.
﴾ كَذَٰلِكَ يُتِمُّ نِعۡمَتَهُۥ عَلَيۡكُمۡ ﴿ "Demikianlah Allah menyempurnakan nik-matNya atasmu," dengan menyempurnakan nikmat-nikmatNya pada kalian, yang tidak bisa dibatasi, ﴾ لَعَلَّكُمۡ ﴿ "agar kalian," jika kalian mengingat nikmat Allah dan menyaksikannya begitu berlimpah bagi kalian dari semua sisi ﴾ تُسۡلِمُونَ ﴿ "berserah diri (kepadaNya)," kepada keagunganNya, dan patuh terhadap perintahNya dan mempergunakannya dalam ketaatan kepada Dzat yang memberi dan mencurahkannya. Banyaknya kenikmatan Allah termasuk faktor penyebab yang mendatangkan tambahan syukur dan pujian-nya kepada Allah تعالى atas nikmat tersebut dari hamba-hambaNya.
﴾ لَكُمۡ فِيهَا دِفۡءٞ وَمَنَٰفِعُ ﴿
"Padanya ada (bulu) yang menghangatkan dan berbagai manfaat." (An-Nahl: 5).
﴾ وَسَرَٰبِيلَ تَقِيكُم بَأۡسَكُمۡۚ ﴿ "Dan pakaian (baju besi) yang memeliharamu dalam peperangan," maksudnya melindungi kalian dari senjata saat terjadinya pertempuran dan peperangan, berupa persenjataan, pa-kaian besi yang berantai dan lain-lain.
﴾ كَذَٰلِكَ يُتِمُّ نِعۡمَتَهُۥ عَلَيۡكُمۡ ﴿ "Demikianlah Allah menyempurnakan nik-matNya atasmu," dengan menyempurnakan nikmat-nikmatNya pada kalian, yang tidak bisa dibatasi, ﴾ لَعَلَّكُمۡ ﴿ "agar kalian," jika kalian mengingat nikmat Allah dan menyaksikannya begitu berlimpah bagi kalian dari semua sisi ﴾ تُسۡلِمُونَ ﴿ "berserah diri (kepadaNya)," kepada keagunganNya, dan patuh terhadap perintahNya dan mempergunakannya dalam ketaatan kepada Dzat yang memberi dan mencurahkannya. Banyaknya kenikmatan Allah termasuk faktor penyebab yang mendatangkan tambahan syukur dan pujian-nya kepada Allah تعالى atas nikmat tersebut dari hamba-hambaNya.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di