Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di
An-Nahl : Ayat 87
"Dan (ingatlah) akan hari (ketika) Kami bangkitkan dari tiap-tiap umat seorang saksi (rasul), kemudian tidak diizinkan kepada orang-orang yang kafir (untuk membela diri), dan tidak (pula) me-reka dibolehkan meminta maaf. Dan apabila orang-orang zhalim telah menyaksikan azab, maka tidaklah diringankan azab bagi mereka dan tidak pula mereka diberi tangguh. Dan apabila orang-orang yang mempersekutukan (Allah) melihat sekutu-sekutu me-reka, mereka berkata, 'Ya Rabb kami, mereka inilah sekutu-sekutu kami yang mereka dahulu kami sembah selain dariMu.' Lalu seku-tu-sekutu mereka mengatakan kepada mereka, 'Sesungguhnya kamu benar-benar orang yang dusta.' Dan mereka menyatakan ketunduk-annya kepada Allah pada hari itu, dan hilanglah dari mereka apa yang selalu mereka ada-adakan." (An-Nahl: 84-87).
Tafsir As-Sa'di
(87) Pada saat itulah, mereka pasrah kepada Allah, tunduk terhadap keputusanNya, meyakini bahwa mereka pantas menerima siksa ﴾ وَضَلَّ عَنۡهُم مَّا كَانُواْ يَفۡتَرُونَ ﴿ "dan hilanglah dari mereka apa yang selalu mereka ada-adakan," maksudnya mereka masuk neraka, dalam ke-adaan hati mereka tersesak kegeraman terhadap diri sendiri, dan sarat dengan pujian kepada Rabb mereka, dan bahwa Dia tidak menghukum kecuali disebabkan perbuatan mereka.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di