Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di

Al-Israa : Ayat 100

"Dan barangsiapa yang ditunjuki Allah, maka dialah yang mendapat petunjuk dan barangsiapa yang Dia sesatkan, maka se-kali-kali kamu tidak akan mendapat penolong-penolong bagi me-reka selain dari Dia. Dan Kami akan mengumpulkan mereka pada Hari Kiamat (diseret) atas muka mereka dalam keadaan buta, bisu, dan pekak. Tempat kediaman mereka adalah Neraka Jahanam. Tiap-tiap kali nyala api Jahanam itu akan padam, niscaya Kami tambah lagi bagi mereka nyalanya. Itulah balasan bagi mereka, karena se-sungguhnya mereka kafir kepada ayat-ayat Kami, dan (karena me-reka) berkata, 'Apakah bila kami telah menjadi tulang belulang dan benda-benda yang hancur, apakah kami benar-benar akan di-bangkitkan kembali sebagai makhluk baru?' Dan apakah mereka tidak memperhatikan bahwasanya Allah yang menciptakan langit dan bumi adalah Kuasa (pula) menciptakan yang serupa dengan mereka, dan telah menetapkan waktu yang tertentu bagi mereka yang tidak ada keraguan padanya? Maka orang-orang zhalim itu enggan (berbuat sesuatu) kecuali kekafiran. Katakanlah, 'Kalau seandainya kamu menguasai perbendaharaan-perbendaharaan rahmat Rabbku, niscaya perbendaharaan itu kamu tahan, karena takut membelanjakannya.' Dan manusia itu sangatlah kikir." (Al-Isra`: 97-100).
Tafsir As-Sa'di
(100) ﴾ قُل لَّوۡ أَنتُمۡ تَمۡلِكُونَ خَزَآئِنَ رَحۡمَةِ رَبِّيٓ ﴿ "Katakanlah, 'Kalau seandai-nya kamu menguasai perbendaharaan-perbendaharaan rahmat Rabbku," yang tidak akan pernah habis dan tidak musnah ﴾ إِذٗا لَّأَمۡسَكۡتُمۡ خَشۡيَةَ ٱلۡإِنفَاقِۚ ﴿ "niscaya perbendaharaan itu kamu tahan karena takut membelanjakan-nya," maksudnya, takut harta yang kamu keluarkan darinya akan habis. Padahal tidak akan mungkin perbendaharaan Allah itu habis. Namun, manusia tercipta dengan tabiat bakhil dan kikir.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di