Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di
Al-Israa : Ayat 18
"Barangsiapa menghendaki kehidupan sekarang (duniawi), maka Kami segerakan baginya di dunia itu apa yang Kami kehen-daki bagi orang yang Kami kehendaki, kemudian Kami tentukan baginya Neraka Jahanam; dia akan memasukinya dalam keadaan tercela dan terusir. Dan barangsiapa yang menghendaki kehidupan akhirat dan berusaha ke arah itu dengan sungguh-sungguh sedang dia adalah Mukmin, maka mereka itu adalah orang-orang yang usahanya dibalasi dengan baik. Kepada masing-masing golongan, baik golongan ini maupun golongan itu, Kami berikan bantuan dari kemurahan Rabbmu. Dan kemurahan Rabbmu tidak dapat dihala-ngi. Perhatikanlah bagaimana Kami lebihkan sebagian dari me-reka atas sebagian (yang lain). Dan pasti kehidupan akhirat lebih tinggi tingkatnya dan lebih besar keutamaannya." (Al-Isra`: 18-21).
Tafsir As-Sa'di
(18) Allah تعالى memberitahukan bahwasanya ﴾ مَّن كَانَ يُرِيدُ ﴿ "ba-rangsiapa menghendaki," (kehidupan) dunia ﴾ ٱلۡعَاجِلَةَ ﴿ "kehidupan se-karang," yang akan berakhir lagi fana, kemudian dia bekerja dan ber-usaha untuk meraihnya sehingga dia lupa tempat asal dan tujuan akhir hidupnya (akhirat), maka Allah akan segera memberikan sebagian kekayaan dan perhiasan dunia yang dia inginkan dan kehendaki, (sesuai jatah) yang telah Allah tulis baginya di Lauhul Mahfuzh. Hanya saja, semua itu bukanlah kenikmatan yang mem-punyai nilai manfaat lagi tidak kekal baginya. Kemudian di akhirat kelak, Allah menyediakan baginya ﴾ جَهَنَّمَ يَصۡلَىٰهَا ﴿ "Neraka Jahanam, dia memasukinya," maksudnya dia merasakan langsung siksaanNya ﴾ مَذۡمُومٗا مَّدۡحُورٗا ﴿ "dalam keadaan tercela dan terusir," dalam keadaan ke-hinaan, terbongkar seluruh aibnya dan tercela di hadapan Allah dan para makhluk (juga) jauh dari rahmat Allah. Maka Allah menyatu-kan baginya antara deraan siksa dengan kehinaan bagi orang itu.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di