Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di

Al-Israa : Ayat 29

"Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan; dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya para pemboros itu adalah saudara-saudara setan, dan setan itu adalah sangat ingkar kepada Rabbnya. Dan jika kamu berpaling dari mereka untuk memperoleh rahmat dari Rabbmu yang kamu harapkan, maka katakanlah kepada mereka ucapan yang pantas. Dan janganlah kamu jadikan tanganmu ter-belenggu pada lehermu, dan janganlah kamu terlalu mengulurkan-nya. Karena itu kamu menjadi tercela dan menyesal. Sesungguh-nya Rabbmu melapangkan rizki kepada siapa yang Dia kehendaki dan menyempitkannya; sesungguhnya Dia Maha Mengetahui lagi Maha Melihat akan hamba-hambaNya." (Al-Isra`: 26-30).
Tafsir As-Sa'di
(29) [22] Sementara itu, Allah berfirman di sini, ﴾ وَلَا تَجۡعَلۡ يَدَكَ مَغۡلُولَةً إِلَىٰ عُنُقِكَ ﴿ "Dan janganlah kamu jadikan tanganmu terbelenggu pada leher-mu." Ini adalah ungkapan kiasan bagi orang yang sangat bakhil ﴾ وَلَا تَبۡسُطۡهَا كُلَّ ٱلۡبَسۡطِ ﴿ "dan janganlah kamu terlalu mengulurkannya," akibat-nya, engkau membelanjakannya bukan pada pos yang sepatutnya atau melebihi ukuran yang wajar ﴾ فَتَقۡعُدَ ﴿ "karena itu kamu," apabila kamu melakukan hal itu ﴾ مَلُومٗا ﴿ "menjadi tercela," maksudnya terkena cacian atas apa yang telah kamu lakukan dan ﴾ مَّحۡسُورًا ﴿ "menyesal," maksudnya bersedih hati, tangannya hampa, tidak tersisa sedikit pun harta di tangan, dan tidak pula digantikan oleh pujian maupun sanjungan.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di