Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di

Al-Israa : Ayat 3

"Dan Kami berikan kepada Musa Kitab (Taurat), dan Kami jadikan Kitab Taurat itu petunjuk bagi Bani Isra`il (dengan Fir-man), 'Janganlah kamu mengambil penolong selain Aku. (Yaitu) anak cucu dari orang-orang yang Kami bawa bersama-sama Nuh. Sesungguhnya dia adalah hamba (Allah) yang banyak bersyukur.' Dan telah Kami tetapkan terhadap Bani Isra`il dalam Kitab itu, 'Sesungguhnya kamu akan membuat kerusakan di muka bumi ini dua kali, dan pasti kamu akan menyombongkan diri dengan kesom-bongan yang besar.' Apabila datang saat hukuman bagi (kejaha-tan) pertama dari kedua (kejahatan) itu, maka Kami datangkan kepadamu hamba-hamba Kami yang mempunyai kekuatan yang besar, lalu mereka merajalela di kampung-kampung, dan itulah ketetapan yang pasti terlaksana. Kemudian Kami berikan kepada-mu giliran untuk mengalahkan mereka kembali, dan Kami memban-tumu dengan harta kekayaan dan anak-anak, dan Kami jadikan kamu kelompok yang lebih besar. Jika kamu berbuat baik, (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri, dan jika kamu berbuat ja-hat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri, dan apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) yang kedua, (maka Kami datang-kan orang-orang lain) untuk menyuramkan muka-muka kamu, dan agar mereka masuk ke dalam masjid, sebagaimana musuh-musuhmu memasukinya pada kali pertama dan untuk membinasa-kan sehabis-habisnya apa saja yang mereka kuasai. Mudah-mudah-an Rabbmu akan melimpahkan rahmat(Nya) kepadamu; dan sekira-nya kamu kembali kepada (kedurhakaan), niscaya Kami kembali (mengazabmu), dan Kami jadikan Neraka Jahanam penjara bagi orang-orang kafir." (Al-Isra`: 2-8).
Tafsir As-Sa'di
(3) ﴾ ذُرِّيَّةَ مَنۡ حَمَلۡنَا مَعَ نُوحٍۚ ﴿ "(Yaitu) anak cucu dari orang-orang yang Kami bawa bersama-sama Nuh," maksudnya "Wahai anak cucu dari orang-orang yang telah Kami beri anugerah dan Kami angkut ber-sama Nuh." ﴾ إِنَّهُۥ كَانَ عَبۡدٗا شَكُورٗا ﴿ "Sesungguhnya dia adalah hamba (Allah) yang banyak bersyukur," pada ayat ini terkandung keterangan pemu-liaan terhadap Nabi Nuh عليه السلام yang berbentuk pujian, lantaran be-liau telah menjalankan kewajibannya untuk bersyukur kepada Allah dan telah menyandang sifat tersebut. (Di dalamnya juga terkandung) anjuran bagi keturunannya untuk menapaki jalan hidup dengan mengaca kepada beliau dalam bersyukur (kepada Allah), serta (pe-rintah) supaya mereka selalu mengingat nikmat-nikmat Allah bagi mereka tatkala Allah menjadikan mereka tetap survive dan menem-patkan mereka di bumi sebagai khalifah serta menenggelamkan selain mereka, (kaum yang tidak beriman).
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di