Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di
Al-Israa : Ayat 44
"Dan sesungguhnya dalam al-Qur`an ini Kami telah ulang-ulangi (peringatan-peringatan), agar mereka selalu ingat. Dan tidaklah ulangan peringatan itu melainkan (menambah) mereka lari (dari kebenaran). Katakanlah, 'Jikalau ada tuhan-tuhan di sampingNya, sebagaimana yang mereka katakan, niscaya tuhan-tuhan itu mencari jalan kepada Rabb yang mempunyai 'Arasy'. Mahasuci dan Mahatinggi Dia dari apa yang mereka katakan de-ngan ketinggian yang sebesar-besarnya. Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatu pun melainkan bertasbih dengan memujiNya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia Maha Penyantun lagi Maha Pengampun." (Al-Isra`: 41-44).
Tafsir As-Sa'di
(44) Oleh karena itu, Allah berfirman, ﴾ تُسَبِّحُ لَهُ ٱلسَّمَٰوَٰتُ ٱلسَّبۡعُ وَٱلۡأَرۡضُ وَمَن فِيهِنَّۚ وَإِن مِّن شَيۡءٍ ﴿ "Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalam-nya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatu pun," dari manusia, he-wan, pepohonan, tumbuhan dan benda padat, yang hidup maupun yang mati ﴾ إِلَّا يُسَبِّحُ بِحَمۡدِهِۦ ﴿ "melainkan bertasbih dengan memujiNya," de-ngan bahasa lisan dan bahasa tubuh ﴾ وَلَٰكِن لَّا تَفۡقَهُونَ تَسۡبِيحَهُمۡۚ ﴿ "tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka," maksudnya tasbih makhluk lain yang tidak berkomunikasi dengan bahasa kalian. Akan tetapi, semuanya dimengerti oleh Allah, Dzat Yang Maha Mengetahui perkara-perkara ghaib. ﴾ إِنَّهُۥ كَانَ حَلِيمًا غَفُورٗا ﴿ "Sesungguhnya Dia Maha Penyantun lagi Maha Pengampun," lantaran Allah tidak menyegera-kan (hukuman) azab atas orang yang berkomentar tentangNya dengan komentar (miring) yang hampir-hampir langit-langit dan bumi pecah, gunung-gunung ikut runtuh menyungkur (karena ucapan itu). Tetapi, Dia memberi penangguhan bagi mereka, men-curahkan nikmat, memberi rizki dan menyeru mereka ke pintu taubat, supaya mereka bertaubat dari dosa yang besar ini. Dan berikutnya Allah memberi mereka pahala yang melimpah dan meng-ampuni dosa-dosa mereka. Seandainya bukan karena santunan dan ampunan Allah, tentulah langit-langit itu akan dirobohkan hingga tidak menyisakan satu pun dari binatang melata (yang hi-dup) di muka bumi ini.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di