Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di

Al-Israa : Ayat 5

"Dan Kami berikan kepada Musa Kitab (Taurat), dan Kami jadikan Kitab Taurat itu petunjuk bagi Bani Isra`il (dengan Fir-man), 'Janganlah kamu mengambil penolong selain Aku. (Yaitu) anak cucu dari orang-orang yang Kami bawa bersama-sama Nuh. Sesungguhnya dia adalah hamba (Allah) yang banyak bersyukur.' Dan telah Kami tetapkan terhadap Bani Isra`il dalam Kitab itu, 'Sesungguhnya kamu akan membuat kerusakan di muka bumi ini dua kali, dan pasti kamu akan menyombongkan diri dengan kesom-bongan yang besar.' Apabila datang saat hukuman bagi (kejaha-tan) pertama dari kedua (kejahatan) itu, maka Kami datangkan kepadamu hamba-hamba Kami yang mempunyai kekuatan yang besar, lalu mereka merajalela di kampung-kampung, dan itulah ketetapan yang pasti terlaksana. Kemudian Kami berikan kepada-mu giliran untuk mengalahkan mereka kembali, dan Kami memban-tumu dengan harta kekayaan dan anak-anak, dan Kami jadikan kamu kelompok yang lebih besar. Jika kamu berbuat baik, (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri, dan jika kamu berbuat ja-hat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri, dan apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) yang kedua, (maka Kami datang-kan orang-orang lain) untuk menyuramkan muka-muka kamu, dan agar mereka masuk ke dalam masjid, sebagaimana musuh-musuhmu memasukinya pada kali pertama dan untuk membinasa-kan sehabis-habisnya apa saja yang mereka kuasai. Mudah-mudah-an Rabbmu akan melimpahkan rahmat(Nya) kepadamu; dan sekira-nya kamu kembali kepada (kedurhakaan), niscaya Kami kembali (mengazabmu), dan Kami jadikan Neraka Jahanam penjara bagi orang-orang kafir." (Al-Isra`: 2-8).
Tafsir As-Sa'di
(5) ﴾ فَإِذَا جَآءَ وَعۡدُ أُولَىٰهُمَا ﴿ "Maka apabila datang saat hukuman bagi (ke-jahatan) pertama dari kedua (kejahatan) itu," kerusakan pertama dari dua kerusakan yang akan mereka perbuat. Maksudnya, jika telah terjadi kerusakan (pertama) dari mereka, maka ﴾ بَعَثۡنَا عَلَيۡكُمۡ ﴿ "Kami datangkan kepadamu," kedatangan ketetapan takdir, dan Kami akan menguasakan (musuh-musuh) atas kalian yang merupakan ketetapan kauni dan sebagai pembalasan, ﴾ عِبَادٗا لَّنَآ أُوْلِي بَأۡسٖ شَدِيدٖ ﴿ "hamba-hamba Ka-mi yang mempunyai kekuatan besar," yaitu orang-orang yang memiliki keberanian, jumlah personel yang banyak dan kekuatan (yang penuh). Lalu Allah akan memenangkan mereka atas kalian. Mereka akan membunuhi kalian, menawan anak-anak kalian, dan merampasi kekayaan-kekayaan kalian serta merajalela ﴾ خِلَٰلَ ٱلدِّيَارِۚ ﴿ "di kampung-kampung," menerjang kampung-kampung. Mereka juga akan mene-robos ke Masjidil Haram dan merusaknya. ﴾ وَكَانَ وَعۡدٗا مَّفۡعُولٗا ﴿ "Dan itu-lah ketetapan yang pasti terlaksana," yang pasti akan terjadi karena adanya faktor penyebab dari mereka.
Para ahli tafsir berbeda pendapat tentang penentuan siapakah mereka yang diberi kekuasaan (mengalahkan Bani Isra`il). Hanya saja, para ulama itu bersepakat bahwasanya mereka adalah kaum kuffar, bisa jadi dari penduduk Irak, Jazirah Arab atau selain mereka. Allah akan memberikan kekuasaan pada kaum itu atas Bani Isra`il, di kala telah merebak kemaksiatan di tengah-tengah Bani Isra`il dan meninggalkan banyak aturan syariat Allah dan melampaui batas di atas bumi.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di