Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di

Al-Israa : Ayat 55

"Dan katakanlah kepada hamba-hambaKu, 'Hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang lebih baik (benar). Sesungguhnya setan itu menimbulkan perselisihan di antara mereka. Sesungguh-nya setan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia. Rabbmu lebih mengetahui tentang kamu. Dia akan memberi rahmat kepada-mu jika Dia menghendaki atau Dia akan mengazabmu, jika Dia menghendaki. Dan Kami tidaklah mengutusmu untuk menjadi penjaga bagi mereka. Dan Rabbmu lebih mengetahui siapa yang (ada) di langit dan bumi. Dan sesungguhnya telah kami lebihkan sebagian nabi-nabi itu atas sebagian (yang lain), dan Kami berikan Zabur kepada Dawud'." (Al-Isra`: 53-55).
Tafsir As-Sa'di
(55) ﴾ وَرَبُّكَ أَعۡلَمُ بِمَن فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِۗ ﴿ "Dan Rabbmu lebih mengetahui siapa yang (ada) di langit dan bumi," dari segala macam makhluk. Ke-mudian Dia memberikan sesuatu yang menjadi hak mereka dan sesuai dengan tuntutan hikmahNya. Dia mengutamakan sebagian di atas sebagian yang lainnya pada semua perangai perangai yang hissi (inderawi) maupun maknawi. Sebagaimana Allah mengutama-kan sebagian nabiNya -yang diberi (bekal) wahyu- di atas nabi-nabi yang lain, dengan aneka keutamaan dan macam-macam keistime-waan yang bersumber kepada karunia yang Allah curahkan kepada mereka, berupa sifat-sifat terpuji, akhlak yang diridhai, amal shalih, banyaknya pengikut, diturunkannya kitab kepada sebagian mereka yang memuat hukum-hukum syari'at dan akidah yang diridhai, sebagaimana Allah telah menurunkan kitab Zabur kepada Nabi Dawud عليه السلام. Ia adalah kitab yang sudah dimaklumi bersama.
Apabila Allah تعالى telah mengutamakan sebagian nabi di atas sebagian yang lain, dan memberikan kepada sebagian mereka se-buah kitab, maka mengapa para pendusta itu mengingkari sesuatu yang telah diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad ﷺ berupa kenabian dan al-Qur`an?
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di