Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di
Al-Israa : Ayat 94
"Dan sesungguhnya Kami telah mengulang-ulang kepada ma-nusia dalam al-Qur`an ini tiap-tiap macam perumpamaan, tapi kebanyakan manusia enggan (berbuat) kecuali mengingkari (kenik-matan). Dan mereka berkata, 'Kami sekali-kali tidak percaya ke-padamu hingga kamu memancarkan mata air dari bumi untuk kami. Atau kamu mempunyai sebuah kebun kurma dan anggur, lalu kamu alirkan sungai-sungai di celah kebun yang deras alirannya. Atau kamu jatuhkan langit berkeping-keping atas kami, sebagaimana kamu nyatakan atau kamu datangkan Allah dan malaikat-ma-laikat berhadapan muka dengan kami.
Atau kamu mempunyai sebuah rumah dari emas, atau kamu naik ke langit, dan kami sekali-kali tidak akan mempercayai ke-naikanmu itu hingga kamu turunkan atas kami sebuah Kitab yang kami baca.' Katakanlah, 'Mahasuci Rabbku, bukankah aku ini me-lainkan (hanya) seorang manusia yang menjadi rasul?'
Dan tidak ada sesuatu yang menghalangi manusia untuk ber-iman tatkala datang petunjuk kepadanya, kecuali perkataan me-reka, 'Adakah Allah mengutus seorang manusia menjadi rasuI?'
Katakanlah, 'Kalau seandainya ada malaikat-malaikat yang berjalan-jalan sebagai penghuni di bumi, niscaya Kami turunkan dari langit –kepada mereka– seorang malaikat menjadi Rasul.'
Katakanlah, 'Cukuplah Allah menjadi saksi antara aku dan kamu sekalian. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mengetahui lagi Maha Melihat hamba-hambaNya'." (Al-Isra`: 89-96).
Atau kamu mempunyai sebuah rumah dari emas, atau kamu naik ke langit, dan kami sekali-kali tidak akan mempercayai ke-naikanmu itu hingga kamu turunkan atas kami sebuah Kitab yang kami baca.' Katakanlah, 'Mahasuci Rabbku, bukankah aku ini me-lainkan (hanya) seorang manusia yang menjadi rasul?'
Dan tidak ada sesuatu yang menghalangi manusia untuk ber-iman tatkala datang petunjuk kepadanya, kecuali perkataan me-reka, 'Adakah Allah mengutus seorang manusia menjadi rasuI?'
Katakanlah, 'Kalau seandainya ada malaikat-malaikat yang berjalan-jalan sebagai penghuni di bumi, niscaya Kami turunkan dari langit –kepada mereka– seorang malaikat menjadi Rasul.'
Katakanlah, 'Cukuplah Allah menjadi saksi antara aku dan kamu sekalian. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mengetahui lagi Maha Melihat hamba-hambaNya'." (Al-Isra`: 89-96).
Tafsir As-Sa'di
(94) Ini adalah faktor penyebab yang menghalangi kebanyak-an orang (kaum musyrikin) untuk beriman, yaitu karena rasul yang diutus kepada mereka berasal dari bangsa manusia seperti mereka. Padahal sebenarnya ini merupakan rahmat Allah kepada mereka yaitu dengan mengirimkan utusan dari kalangan manusia. Karena mereka tidak sanggup bertemu dengan malaikat.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di