Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di

Al-Kahf : Ayat 84

Tafsir As-Sa'di
"Mereka akan bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Dzulqarnain. Katakanlah, 'Aku akan bacakan kepadamu cerita tentangnya.' Sesungguhnya Kami telah memberi kekuasaan kepada-nya di (muka) bumi, dan Kami telah memberikan kepadanya jalan (untuk mencapai) segala sesuatu, maka dia pun menempuh suatu jalan. Hingga apabila dia telah sampai ke tempat terbenamnya matahari, maka dia melihat matahari terbenam di dalam laut yang berlumpur hitam, dan dia mendapati di situ segolongan umat. Kami berkata, 'Hai Dzulqarnain, kamu boleh menyiksa atau boleh berbuat kebaikan terhadap mereka.' Dzulqarnain berkata, 'Adapun orang yang berbuat aniaya, maka kami kelak akan mengazabnya, kemudian dia dikembalikan kepada Rabbnya, lalu Dia mengazab-nya dengan azab yang tidak ada taranya. Adapun orang-orang yang beriman dan beramal shalih, maka baginya pahala yang terbaik sebagai balasan, dan akan Kami titahkan kepadanya (perintah) yang mudah dari perintah-perintah Kami'." (Al-Kahfi: 83-88).

(84-85) ﴾ إِنَّا مَكَّنَّا لَهُۥ فِي ٱلۡأَرۡضِ ﴿ "Sesungguhnya Kami telah memberi kekuasaan kepadanya di (muka) bumi," maksudnya, Allah menjadikan-nya raja dan memudahkannya untuk menerobos penjuru-penjuru bumi dan memudahkan tunduknya mereka kepadanya. ﴾ وَءَاتَيۡنَٰهُ مِن كُلِّ شَيۡءٖ سَبَبٗا 84 ﴿ "Dan Kami telah memberikan kepadanya jalan (untuk mencapai) segala sesuatu," maksudnya Allah memberinya sebab kausalitas yang dapat mengantarkan dirinya kepada apa yang telah dia capai, untuk dipergunakan melumpuhkan negeri-negeri dan memudahkannya masuk ke wilayah-wilayah yang jauh, dan dia telah beramal dengan sebab-sebab yang Allah berikan kepadanya. Maknanya, dia mem-pergunakan fasilitas-fasilitas tersebut sebagaimana mestinya. Tidak setiap orang yang mempunyai sebab kausalitas mampu menjalan-kannya, dan tidak setiap orang sanggup memperoleh sebab kau-salitas. Bila sudah terpadukan antara kesanggupan memperoleh sebab kausalitas yang hakiki dan menjalankannya, niscaya terwu-judlah tujuan. Bila keduanya tidak ada atau salah satunya (tidak terpenuhi), maka tujuannya tidak terealisasikan. Sebab kausalitas yang Allah berikan kepadanya, tidak diberitahukan oleh Allah dan RasulNya kepada kita, dan riwayat-riwayat pun tidak banyak menyinggungnya dalam bentuk yang mengarah kepada keyakinan.
Oleh karena itu, tidak ada kelonggaran yang bisa kita lakukan selain diam saja tentang persoalan tersebut, tidak menoleh kepada riwayat-riwayat israiliyyat yang dikutip oleh para pembawa riwayat dan kisah semacamnya. Tetapi, kita sudah mengetahui secara global bahwa ia adalah sebab kausalitas yang kuat, variatif, bersifat inter-nal atau eksternal. Dengan itu, ia mempunyai pasukan besar yang berjumlah banyak dan bersenjatakan memadai serta penuh keter-aturan. Dengan itu pula, dia mampu menumbangkan musuh-musuh, memudahkan perjalanan menuju belahan bumi bagian timur dan barat serta penjuru-penjuru dunia.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di