Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di

Al-Kahf : Ayat 87

"Mereka akan bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Dzulqarnain. Katakanlah, 'Aku akan bacakan kepadamu cerita tentangnya.' Sesungguhnya Kami telah memberi kekuasaan kepada-nya di (muka) bumi, dan Kami telah memberikan kepadanya jalan (untuk mencapai) segala sesuatu, maka dia pun menempuh suatu jalan. Hingga apabila dia telah sampai ke tempat terbenamnya matahari, maka dia melihat matahari terbenam di dalam laut yang berlumpur hitam, dan dia mendapati di situ segolongan umat. Kami berkata, 'Hai Dzulqarnain, kamu boleh menyiksa atau boleh berbuat kebaikan terhadap mereka.' Dzulqarnain berkata, 'Adapun orang yang berbuat aniaya, maka kami kelak akan mengazabnya, kemudian dia dikembalikan kepada Rabbnya, lalu Dia mengazab-nya dengan azab yang tidak ada taranya. Adapun orang-orang yang beriman dan beramal shalih, maka baginya pahala yang terbaik sebagai balasan, dan akan Kami titahkan kepadanya (perintah) yang mudah dari perintah-perintah Kami'." (Al-Kahfi: 83-88).
Tafsir As-Sa'di
(87) Dzulqarnain mempunyai strategi syar'i yang menjadi-kannya pantas menerima sanjungan dan pujian, karena curahan taufik Allah kepadanya. Ia berkata, "Aku akan membagi menjadi dua bagian, ﴾ أَمَّا مَن ظَلَمَ ﴿ "adapun orang yang berbuat aniaya," dengan kekufuran, ﴾ فَسَوۡفَ نُعَذِّبُهُۥ ثُمَّ يُرَدُّ إِلَىٰ رَبِّهِۦ فَيُعَذِّبُهُۥ عَذَابٗا نُّكۡرٗا 87 ﴿ "maka kami kelak akan mengazabnya, kemudian dia dikembalikan kepada Rabbnya, lalu Dia meng-azabnya dengan azab yang tidak ada taranya," maksudnya, dia ditimpa dua hukuman, hukuman dunia dan hukuman akhirat.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di