Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di

Al-Kahf : Ayat 89

"Kemudian dia menempuh jalan (yang lain). Hingga apabila dia telah sampai ke tempat terbitnya matahari (sebelah timur) maka dia mendapati matahari itu menyinari segolongan umat yang Kami tidak menjadikan bagi mereka sesuatu yang melindungi-nya dari (cahaya) matahari itu. Demikianlah, dan sungguh ilmu Kami meliputi segala apa yang ada padanya. Kemudian dia menem-puh suatu jalan (yang lain lagi). Hingga apabila dia telah sampai di antara dua buah gunung, maka dia mendapati di hadapan kedua gunung itu suatu kaum yang hampir tidak mengerti pembicaraan. Mereka berkata, 'Hai Dzulqarnain, sesungguhnya Ya'juj dan Ma'juj itu orang-orang yang membuat kerusakan di muka bumi, maka dapatkah kami memberikan sesuatu pembayaran kepadamu, su-paya kamu membuat dinding antara kami dan mereka.' Dzulqar-nain berkata, 'Apa yang telah dikuasakan oleh Rabbku kepadaku terhadapnya adalah lebih baik, maka tolonglah aku dengan kekuat-an (manusia dan alat-alat), agar aku membuatkan dinding antara kamu dan mereka. Berilah aku potongan-potongan besi.' Hingga apabila besi itu telah sama rata dengan kedua (puncak) gunung itu, berkatalah Dzulqarnain, 'Tiuplah (api itu).' Hingga apabila besi itu sudah menjadi (merah seperti ) api, dia pun berkata, 'Beri-lah aku tembaga (yang mendidih) agar aku tuangkan ke atas besi panas itu.' Maka mereka tidak bisa mendakinya, dan mereka tidak bisa (pula) melubanginya. Dzulqarnain berkata, 'Ini (dinding) ada-lah rahmat dari Rabbku, maka apabila sudah datang janji Rabbku. Dia akan menjadikannya hancur luluh; dan janji Rabbku itu ada-lah benar'." (Al-Kahfi: 89-98).
Tafsir As-Sa'di
(89) Maksudnya, ketika sampai di tempat terbenamnya matahari, maka dia berputar balik menuju tempat terbitnya, melacak sebab kausalitas yang sudah Allah berikan kepadanya.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di