Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di

Maryam : Ayat 50

"Ceritakanlah (hai Muhammad) kisah Ibrahim di dalam al-Kitab (al-Qur`an) ini. Sesungguhnya dia adalah seorang yang sa-ngat membenarkan lagi seorang nabi. Ingatlah ketika dia berkata kepada bapaknya, 'Wahai bapakku, mengapa kamu menyembah sesuatu yang tidak mendengar, tidak melihat dan tidak dapat menolong kamu sedikit pun. Wahai bapakku, sesungguhnya telah datang kepadaku sebagian ilmu pengetahuan yang tidak datang kepadamu, maka ikutilah aku, niscaya aku akan menunjukkan kepadamu jalan yang lurus. Wahai bapakku, janganlah kamu menyembah setan. Sesungguhnya setan itu durhaka kepada Dzat Yang Maha Pemurah. Wahai bapakku, sesungguhnya aku khawatir bahwa kamu akan ditimpa azab oleh Dzat Yang Maha Pemurah, maka kamu menjadi kawan bagi setan.' Bapaknya berkata, 'Benci-kah kamu kepada tuhan-tuhanku, hai Ibrahim. Jika kamu tidak berhenti, maka niscaya kamu akan kurajam, dan tinggalkanlah aku buat waktu yang lama.' Ibrahim berkata, 'Semoga keselamatan dilimpahkan kepadamu, aku akan meminta ampun bagimu kepada Rabbku. Sesungguhnya Dia sangat baik kepadaku. Dan aku akan menjauhkan diri darimu dan dari apa yang kamu seru selain Allah, dan aku akan berdoa kepada Rabbku, mudah-mudahan aku tidak akan kecewa dengan berdoa kepada Rabbku.' Maka ketika Ibrahim sudah menjauhkan diri dari mereka, dan dari apa yang mereka sembah selain Allah, Kami anugerahkan kepadanya Ishaq, dan Ya'qub. Dan masing-masingnya Kami angkat menjadi nabi. Dan Kami anugerahkan kepada mereka sebagian dari rahmat Kami, dan Kami jadikan mereka buah tutur yang baik lagi tinggi." (Maryam: 41-50).
Tafsir As-Sa'di
(50) ﴾ وَوَهَبۡنَا لَهُم ﴿ "Dan Kami anugerahkan kepada mereka," Ibrahim dan kedua anak cucunya, Ishaq dan Ya'qub ﴾ مِّن رَّحۡمَتِنَا ﴿ "sebagian dari rahmat Kami." Hal ini mencakup semua rahmat Allah kepada mereka berupa ilmu-ilmu yang bermanfaat, amal-amal shalih, anak keturunan yang banyak dan tersebar kemana-mana yang banyak di antara mereka yang menjadi rasul, nabi, dan orang-orang shalih. ﴾ وَجَعَلۡنَا لَهُمۡ لِسَانَ صِدۡقٍ عَلِيّٗا 50 ﴿ "Dan Kami jadikan mereka tutur kata yang baik lagi tinggi." Ini juga termasuk rahmat yang Allah berikan kepada mereka. Karena Allah menjanjikan bagi orang-orang yang melaku-kan kebaikan, akan disebarluaskan pujiannya yang murni sesuai dengan kadar kebaikannya. Sementara mereka ini (Nabi Ibrahim dan anak keturunannya) adalah para panutan orang-orang yang berbuat baik. Maka, Allah pun menghembuskan pujian yang baik lagi sejati, bukan sebuah kedustaan yang meninggi, tidak tersem-bunyi. Penyebutan nama-nama mereka memenuhi dua ufuk dunia. Pujian dan kecintaan kepada mereka memenuhi seluruh hati dan membasahi lisan-lisan. Maka, jadilah mereka panutan dan imam bagi orang-orang yang mendapatkan petunjuk. Nama-nama mereka selalu disebut-sebut berulang kali di setiap masa. Ini merupakan karunia Allah yang diberikan kepada orang yang dikehendaki. Dan sesungguhnya Allah Maha Memiliki karunia yang besar.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di