Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di

Maryam : Ayat 8

"Hai Zakaria, sesungguhnya Kami memberi kabar gembira kepadamu akan (beroleh) seorang anak yang namanya Yahya, yang sebelumnya Kami belum pernah menciptakan orang yang serupa dengannya." Zakaria berkata, "Ya Rabbku, bagaimana (mungkin) akan ada anak bagiku, sedangkan istriku adalah seorang yang mandul, dan aku (sendiri) sungguh sudah mencapai umur yang sangat tua." Dia berfirman, "Demikianlah." Rabbmu berfirman, "Hal itu adalah mudah bagiKu, dan sungguh telah Aku ciptakan kamu sebelum itu, padahal kamu (di waktu itu) belum ada sama sekali." Zakaria berkata, "Ya Rabbku, berilah aku suatu tanda." Dia berfirman, "Tanda bagimu ialah bahwa kamu tidak dapat bercakap-cakap dengan manusia selama tiga malam, padahal kamu sehat." Maka dia keluar dari mihrab menuju kaumnya, lalu memberi isyarat kepada mereka, hendaklah kamu bertasbih di waktu pagi dan petang." (Maryam: 7-11).
Tafsir As-Sa'di
(8) Ketika itu, saat Nabi Zakaria menerima kabar gembira kelahiran anak ini yang dimintanya, maka beliau justru merasa aneh dan keheranan. Beliau mengatakan, ﴾ رَبِّ أَنَّىٰ يَكُونُ لِي غُلَٰمٞ ﴿ "Ya Rabbku, bagaimana (mungkin) akan ada anak bagiku," sementara kon-disinya bahwa faktor penghalang untuk mendapatkan anak, ada pada diri saya dan istri saya? Seakan-akan pada saat berdoa, beliau tidak menyadari keberadaan faktor penghalang ini, lantaran ke-inginan kuat di hatinya serta dahsyatnya hasrat yang besar untuk mendapatkan anak. Dalam kondisi seperti ini, saat doanya dikabul-kan, maka beliau merasa keheranan.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di