Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di
Ta-Ha : Ayat 91
Tafsir As-Sa'di
"Dan sesungguhnya Harun telah berkata kepada mereka se-belumnya, 'Hai kaumku, sesungguhnya kamu hanya diberi cobaan dengan anak lembu itu, dan sesungguhnya Rabbmu ialah (Rabb) Yang Maha Pemurah, maka ikutilah aku, dan taatilah perintahku.' Mereka menjawab, 'Kami akan tetap menyembah patung anak lembu ini, hingga Musa kembali kepada kami.' Musa berkata, 'Hai Harun, apa yang menghalangimu ketika kamu melihat mereka telah sesat, (sehingga) kamu tidak mengikuti aku? Maka apakah kamu telah (sengaja) mendurhakai perintahku.' Harun menjawab, 'Hai putra ibuku, janganlah kamu pegang janggutku, dan jangan (pula) kepalaku, sesungguhnya aku khawatir bahwa kamu akan berkata (kepadaku), 'Kamu telah memecah antara Bani Isra`il, dan kamu tidak memelihara amanatku'." (Thaha: 90-94).
(90-91) Maksudnya: dengan beribadah kepada anak sapi, mereka itu bukanlah orang yang bisa diberi (toleransi) udzur. Sesungguhnya mereka meskipun ada syubhat yang muncul pada mereka tentang penyembahannya, akan tetapi Harun telah mela-rang mereka dari tindakan tersebut, memberitahu mereka bahwa ia merupakan fitnah, dan Rabb mereka ialah (Rabb) Yang Maha Pemurah. DariNya bersumber kenikmatan-kenikmatan yang lahi-riah maupun batiniah, Dzat Yang Berkuasa untuk menyingkirkan malapetaka. Harun memerintahkan mereka untuk mengikuti diri-nya dan meninggalkan anak sapi, namun mereka enggan sembari mengatakan, ﴾ لَن نَّبۡرَحَ عَلَيۡهِ عَٰكِفِينَ حَتَّىٰ يَرۡجِعَ إِلَيۡنَا مُوسَىٰ 91 ﴿ "Kami akan tetap me-nyembah patung anak lembu ini, hingga Musa kembali kepada kami."
(90-91) Maksudnya: dengan beribadah kepada anak sapi, mereka itu bukanlah orang yang bisa diberi (toleransi) udzur. Sesungguhnya mereka meskipun ada syubhat yang muncul pada mereka tentang penyembahannya, akan tetapi Harun telah mela-rang mereka dari tindakan tersebut, memberitahu mereka bahwa ia merupakan fitnah, dan Rabb mereka ialah (Rabb) Yang Maha Pemurah. DariNya bersumber kenikmatan-kenikmatan yang lahi-riah maupun batiniah, Dzat Yang Berkuasa untuk menyingkirkan malapetaka. Harun memerintahkan mereka untuk mengikuti diri-nya dan meninggalkan anak sapi, namun mereka enggan sembari mengatakan, ﴾ لَن نَّبۡرَحَ عَلَيۡهِ عَٰكِفِينَ حَتَّىٰ يَرۡجِعَ إِلَيۡنَا مُوسَىٰ 91 ﴿ "Kami akan tetap me-nyembah patung anak lembu ini, hingga Musa kembali kepada kami."
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di