Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di

Al-Anbiya : Ayat 93

"Dan (ingatlah kisah) Maryam yang telah memelihara kehor-matannya, lalu Kami tiupkan ke dalam (tubuh)nya ruh dari Kami, dan Kami jadikan dia dan anaknya tanda (kekuasaan Allah) yang besar bagi semesta alam. Sesungguhnya (agama tauhid) ini adalah agama kamu semua; agama yang satu, dan Aku adalah Rabbmu, maka sembahlah Aku. Dan mereka telah memotong-motong urusan (agama) mereka di antara mereka. Kepada Kami-lah masing-masing golongan itu akan kembali. Maka barangsiapa yang mengerjakan amal shalih, sedang dia beriman, maka tidak ada pengingkaran terhadap amalannya itu, dan sesungguhnya Kami menuliskan amalannya itu untuknya." (Al-Anbiya`: 91-94).
Tafsir As-Sa'di
(93) Idealnya, bersatu padu pada perkara ini, dan tidak berpecah-belah di dalamnya. Akan tetapi, "(dorongan) bertindak zhalim dan melampaui batas" menolak persatuan, dan hanya mene-rima keadaan terpecah-belah dan terpisah-pisah. Karena itu, Allah berfirman, ﴾ وَتَقَطَّعُوٓاْ أَمۡرَهُم بَيۡنَهُمۡۖ ﴿ "Dan mereka telah memotong-motong urusan (agama) mereka di antara mereka," maksudnya golongan-golongan yang mengaku mengikuti para pengikut nabi terpecah-belah dan bercerai-berai. Setiap pihak mengklaim berada di atas kebenaran, sementara kebatilan bersama dengan pihak lainnya. Setiap golongan bangga dengan apa yang mereka miliki. Padahal sudah dimaklumi bersama, pihak yang benar dari kalangan mereka, yaitu yang meniti pada agama yang lurus dan jalan yang lempeng, dengan mengikuti para nabi. Kenyataan ini akan terlihat, bila tabir (kebenaran) sudah tersibak, kegelapan sudah pergi dan Allah mengumpulkan umat manusia untuk mengadili mereka. Saat itu-lah, orang yang benar akan jelas berbeda dari orang yang berdusta. Karena itu, Allah berfirman, ﴾ كُلٌّ ﴿ "Masing-masing golongan itu," dari setiap kelompok yang bercerai-berai dan selain m e r e k a ﴾ إِلَيۡنَا رَٰجِعُونَ 93 ﴿ "akan kembali kepada Kami," maka Kami membalasi mereka dengan balasan yang sempurna.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di