Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di

Al-Hajj : Ayat 27

"Dan (ingatlah) ketika Kami memberikan tempat kepada Ibrahim di tempat Baitullah (dengan mengatakan), 'Janganlah kamu memperserikatkan sesuatu pun dengan Aku dan sucikanlah rumahKu ini bagi orang-orang yang thawaf, dan orang-orang yang beribadah dan orang-orang yang rukuk dan sujud. Dan berserulah kepada manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki, dan mengendarai unta yang kurus yang datang dari segenap penjuru yang jauh. Supaya mereka mempersaksikan berbagai manfaat bagi mereka dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari yang telah ditentukan atas rizki yang Allah telah berikan kepada mereka berupa binatang ternak. Maka makanlah sebagian darinya dan (sebagian lagi) beri-kanlah untuk dimakan orang-orang yang sengsara lagi fakir. Ke-mudian hendaklah mereka menghilangkan kotoran yang ada pada badan mereka dan hendaklah mereka menyempurnakan nadzar-nadzar mereka dan hendaklah mereka melakukan Thawaf sekeliling rumah yang tua itu (Baitullah)." (Al-Hajj: 26-29).
Tafsir As-Sa'di
(27) ﴾ وَأَذِّن فِي ٱلنَّاسِ بِٱلۡحَجِّ ﴿ "Dan berserulah kepada manusia untuk mengerjakan haji." Beritahukanlah hal ini kepada mereka, dan seru-lah mereka kepadanya. Sampaikan kepada orang yang dekat dan jauh darinya tentang kewajiban (berhaji) dan keutamaannya. Sung-guh, jika engkau telah memanggil mereka, niscaya mereka akan mendatangimu sebagai orang-orang yang berhaji atau mengerjakan umrah, ﴾ رِجَالٗا ﴿ "dengan berjalan kaki," maksudnya berjalan di atas kaki-kaki mereka karena terdorong oleh rasa kerinduan (kepada-nya), ﴾ وَعَلَىٰ كُلِّ ضَامِرٖ ﴿ "dan mengendarai unta yang kurus," maksud-nya unta kurus yang melintasi perjalanan yang susah dan padang pasir yang ganas. Ia meneruskan langkahnya sampai ke tempat yang paling mulia ﴾ مِن كُلِّ فَجٍّ عَمِيقٖ 27 ﴿ "dari segenap penjuru yang jauh," dari setiap negeri yang jauh.
Khalil ar-Rahman (Ibrahim) عليه السلام telah melaksanakannya. Sesu-dah itu, disusul oleh keturunannya Muhammad a. Maka, mereka berdua menyeru umat manusia untuk berhaji ke Baitullah. Kedua-nya mensosialisasikan dan mengulang-ulanginya. Dan sungguh telah terwujud janji Allah itu. Orang-orang datang dengan berjalan kaki dan menumpangi kendaraan dari belahan bumi Timur dan Barat.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di