Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di
Al-Muminun : Ayat 14
"Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah. Kemudian Kami jadikan sari-pati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segum-pal darah itu Kami jadikan segumpal daging lalu segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Mahasucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik. Kemudian, sesudah itu, sesungguhnya kamu sekalian benar-benar akan mati. Kemudian, sesungguhnya kamu sekalian akan dibangkitkan (dari kuburmu) di Hari Kiamat." (Al-Mu`minun: 12-16).
Tafsir As-Sa'di
(14) ﴾ ثُمَّ خَلَقۡنَا ٱلنُّطۡفَةَ ﴿ "Kemudian Kami jadikan air mani itu," yang telah menetap sebelumnya menjadi ﴾ عَلَقَةٗ ﴿ "segumpal darah," yaitu darah merah setelah melewati empat puluh hari sejak menjadi nutfah. Kemudian ﴾ فَخَلَقۡنَا ٱلۡعَلَقَةَ ﴿ "Kami jadikan segumpal darah itu," sesudah empat puluh hari berikutnya ﴾ مُضۡغَةٗ ﴿ "segumpal daging," yaitu sepotong daging kecil sebesar satu kali kunyahan, karena ben-tuknya yang kecil. ﴾ فَخَلَقۡنَا ٱلۡمُضۡغَةَ ﴿ "Kemudian Kami jadikan segumpal daging itu," yang lunak s e b a g a i ﴾ عِظَٰمٗا ﴿ "tulang belulang," yang keras yang mana daging sudah mengisi celah-celahnya sesuai dengan kebutuhan badan terhadapnya. ﴾ فَكَسَوۡنَا ٱلۡعِظَٰمَ لَحۡمٗا ﴿ "Lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging," maksudnya, Kami menjadikan daging sebagai pembungkus tulang-belulang itu, sebagaimana Kami menjadikan tulang-belulang sebagai penyangga daging. Proses ini terjadi pada usia empat puluh hari yang ketiga. ﴾ ثُمَّ أَنشَأۡنَٰهُ خَلۡقًا ءَاخَرَۚ ﴿ "Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain," ditiupkan padanya ruh, hingga beralih dari kondisi sebagai benda mati ke benda yang hidup. ﴾ فَتَبَارَكَ ٱللَّهُ ﴿ "Maka Mahasucilah Allah," Mahatinggi, Mahabesar dan banyak curahan kebaikanNya, dan Dia adalah ﴾ أَحۡسَنُ ٱلۡخَٰلِقِينَ ﴿ "Pencipta Yang Paling Baik."
﴾ ٱلَّذِيٓ أَحۡسَنَ كُلَّ شَيۡءٍ خَلَقَهُۥۖ وَبَدَأَ خَلۡقَ ٱلۡإِنسَٰنِ مِن طِينٖ 7 ثُمَّ جَعَلَ نَسۡلَهُۥ مِن سُلَٰلَةٖ مِّن مَّآءٖ مَّهِينٖ 8 ثُمَّ سَوَّىٰهُ وَنَفَخَ فِيهِ مِن رُّوحِهِۦۖ وَجَعَلَ لَكُمُ ٱلسَّمۡعَ وَٱلۡأَبۡصَٰرَ وَٱلۡأَفۡـِٔدَةَۚ قَلِيلٗا مَّا تَشۡكُرُونَ 9 ﴿
"Yang membuat segala sesuatu yang Dia ciptakan dengan sebaik-baiknya dan yang memulai penciptaan manusia dari tanah. Kemudian Dia menjadikan keturunannya dari saripati air yang hina (air mani). Ke-mudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalam (tubuh)nya ruh (ciptaan)Nya, dan Dia menjadikan bagimu pendengaran, penglihatan dan hati; (tetapi) kamu sedikit sekali yang bersyukur." (As-Sajdah: 7-9).
Jadi, semua penciptaanNya baik. Manusia termasuk makhluk ciptaan Allah yang terbaik, bahkan merupakan makhluk terbaik secara mutlak, seperti kandungan Firman Allah,
﴾ لَقَدۡ خَلَقۡنَا ٱلۡإِنسَٰنَ فِيٓ أَحۡسَنِ تَقۡوِيمٖ 4 ﴿
"Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya." (At-Tin: 4). Oleh karena itu, orang-orang pilihan dari kalangan manusia, menjadi makhluk yang paling utama.
﴾ ٱلَّذِيٓ أَحۡسَنَ كُلَّ شَيۡءٍ خَلَقَهُۥۖ وَبَدَأَ خَلۡقَ ٱلۡإِنسَٰنِ مِن طِينٖ 7 ثُمَّ جَعَلَ نَسۡلَهُۥ مِن سُلَٰلَةٖ مِّن مَّآءٖ مَّهِينٖ 8 ثُمَّ سَوَّىٰهُ وَنَفَخَ فِيهِ مِن رُّوحِهِۦۖ وَجَعَلَ لَكُمُ ٱلسَّمۡعَ وَٱلۡأَبۡصَٰرَ وَٱلۡأَفۡـِٔدَةَۚ قَلِيلٗا مَّا تَشۡكُرُونَ 9 ﴿
"Yang membuat segala sesuatu yang Dia ciptakan dengan sebaik-baiknya dan yang memulai penciptaan manusia dari tanah. Kemudian Dia menjadikan keturunannya dari saripati air yang hina (air mani). Ke-mudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalam (tubuh)nya ruh (ciptaan)Nya, dan Dia menjadikan bagimu pendengaran, penglihatan dan hati; (tetapi) kamu sedikit sekali yang bersyukur." (As-Sajdah: 7-9).
Jadi, semua penciptaanNya baik. Manusia termasuk makhluk ciptaan Allah yang terbaik, bahkan merupakan makhluk terbaik secara mutlak, seperti kandungan Firman Allah,
﴾ لَقَدۡ خَلَقۡنَا ٱلۡإِنسَٰنَ فِيٓ أَحۡسَنِ تَقۡوِيمٖ 4 ﴿
"Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya." (At-Tin: 4). Oleh karena itu, orang-orang pilihan dari kalangan manusia, menjadi makhluk yang paling utama.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di