Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di
Al-Muminun : Ayat 41
Tafsir As-Sa'di
"Kemudian, Kami jadikan sesudah mereka umat yang lain. Lalu Kami utus kepada mereka, seorang rasul dari kalangan me-reka sendiri (yang berkata), 'Sembahlah Allah oleh kamu sekalian, sekali-kali tidak ada tuhan (yang haq) selain dariNya. Maka me-ngapa kamu tidak bertakwa (kepadaNya)?' Dan berkatalah pemu-ka-pemuka yang kafir dari kaumnya dan yang mendustakan akan menemui Hari Akhirat (kelak) dan yang telah Kami mewahkan mereka dalam kehidupan di dunia, '(Orang) ini tidak lain hanya-lah manusia seperti kamu, dia makan dari apa yang kamu makan dan meminum dari apa yang kamu minum. Dan sesungguhnya jika kamu sekalian menaati manusia yang seperti kamu, niscaya bila demikian, kamu benar-benar (menjadi) orang-orang yang merugi. Apakah dia menjanjikan kepada kamu sekalian, bahwa bila kamu telah mati dan telah menjadi tanah dan tulang belulang, kamu sungguh akan dikeluarkan (dari kuburmu). Jauh, jauh sekali (dari kebenaran) apa yang diancamkan kepada kamu itu. Kehidupan itu tidak lain hanyalah kehidupan kita di dunia ini, kita mati dan kita hidup dan sekali-kali tidak akan dibangkitkan lagi. Ia tidak lain hanyalah seorang yang mengada-adakan kebohongan terha-dap Allah, dan kami sekali-kali tidak akan beriman kepadanya.' Rasul itu berdoa, 'Ya Rabbku, tolonglah aku karena mereka men-dustakanku.' Allah berfirman, 'Dalam sedikit waktu lagi, pasti mereka akan menjadi orang-orang yang menyesal.' Maka dimus-nahkanlah mereka oleh suara yang mengguntur dengan (dasar) hak dan Kami jadikan mereka (sebagai) sampah banjir, maka kebina-saanlah bagi orang-orang yang zhalim itu'." (Al-Mu`minun: 31-32).
(40-41) Allah berfirman untuk mengabulkan doanya, ﴾ عَمَّا قَلِيلٖ لَّيُصۡبِحُنَّ نَٰدِمِينَ 40 فَأَخَذَتۡهُمُ ٱلصَّيۡحَةُ بِٱلۡحَقِّ ﴿ "Dalam sedikit waktu lagi, pasti me-reka akan menjadi orang-orang yang menyesal. Maka dimusnahkanlah mereka oleh suara yang mengguntur dengan (dasar) hak," bukan atas dasar aniaya dan kecurangan (dari Allah). Akan tetapi, berdasarkan keadilan dan ulah kezhaliman mereka. Suara yang mengguntur memusnahkan mereka dan membinasakan mereka sampai tuntas. ﴾ فَجَعَلۡنَٰهُمۡ غُثَآءٗۚ ﴿ "Dan Kami jadikan mereka (sebagai) sampah banjir," yaitu rumput yang kering ibarat buih di lautan yang terlempar ke celah-celah lembah. Dalam ayat yang lain, Allah berfirman,
﴾ إِنَّآ أَرۡسَلۡنَا عَلَيۡهِمۡ صَيۡحَةٗ وَٰحِدَةٗ فَكَانُواْ كَهَشِيمِ ٱلۡمُحۡتَظِرِ 31 ﴿
"Sesungguhnya Kami menimpakan atas mereka satu suara yang keras mengguntur, maka jadilah mereka seperti rumput-rumput kering (yang dikumpulkan oleh) yang punya kandang binatang." (Al-Qamar: 31).
﴾ فَبُعۡدٗا لِّلۡقَوۡمِ ٱلظَّٰلِمِينَ ﴿ "Maka kebinasaanlah bagi orang-orang yang zhalim itu," maksudnya selain siksaan yang menimpa mereka, maka disertai pula dengan pengusiran dan kutukan serta celaan dari makhluk semesta alam.
﴾ فَمَا بَكَتۡ عَلَيۡهِمُ ٱلسَّمَآءُ وَٱلۡأَرۡضُ وَمَا كَانُواْ مُنظَرِينَ 29 ﴿
"Maka langit dan bumi tidak menangisi mereka, dan mereka pun tidak diberi tangguh." (Ad-Dukhan: 29).
(40-41) Allah berfirman untuk mengabulkan doanya, ﴾ عَمَّا قَلِيلٖ لَّيُصۡبِحُنَّ نَٰدِمِينَ 40 فَأَخَذَتۡهُمُ ٱلصَّيۡحَةُ بِٱلۡحَقِّ ﴿ "Dalam sedikit waktu lagi, pasti me-reka akan menjadi orang-orang yang menyesal. Maka dimusnahkanlah mereka oleh suara yang mengguntur dengan (dasar) hak," bukan atas dasar aniaya dan kecurangan (dari Allah). Akan tetapi, berdasarkan keadilan dan ulah kezhaliman mereka. Suara yang mengguntur memusnahkan mereka dan membinasakan mereka sampai tuntas. ﴾ فَجَعَلۡنَٰهُمۡ غُثَآءٗۚ ﴿ "Dan Kami jadikan mereka (sebagai) sampah banjir," yaitu rumput yang kering ibarat buih di lautan yang terlempar ke celah-celah lembah. Dalam ayat yang lain, Allah berfirman,
﴾ إِنَّآ أَرۡسَلۡنَا عَلَيۡهِمۡ صَيۡحَةٗ وَٰحِدَةٗ فَكَانُواْ كَهَشِيمِ ٱلۡمُحۡتَظِرِ 31 ﴿
"Sesungguhnya Kami menimpakan atas mereka satu suara yang keras mengguntur, maka jadilah mereka seperti rumput-rumput kering (yang dikumpulkan oleh) yang punya kandang binatang." (Al-Qamar: 31).
﴾ فَبُعۡدٗا لِّلۡقَوۡمِ ٱلظَّٰلِمِينَ ﴿ "Maka kebinasaanlah bagi orang-orang yang zhalim itu," maksudnya selain siksaan yang menimpa mereka, maka disertai pula dengan pengusiran dan kutukan serta celaan dari makhluk semesta alam.
﴾ فَمَا بَكَتۡ عَلَيۡهِمُ ٱلسَّمَآءُ وَٱلۡأَرۡضُ وَمَا كَانُواْ مُنظَرِينَ 29 ﴿
"Maka langit dan bumi tidak menangisi mereka, dan mereka pun tidak diberi tangguh." (Ad-Dukhan: 29).
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di