Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di
Al-Muminun : Ayat 75
"Andaikata Kami memberi belas kasihan kepada mereka, dan Kami lenyapkan kemudaratan yang mereka alami, benar-benar mereka akan terus menerus terombang-ambing dalam pelampauan batas (kafir) mereka. Dan sesungguhnya Kami telah menimpakan azab kepada mereka, maka mereka tidak tunduk kepada Rabb mereka, dan (juga) tidak memohon (kepadaNya) dengan merendah-kan diri. Hingga apabila Kami bukakan untuk mereka suatu pintu yang ada azab yang amat sangat parah, (di waktu itulah) tiba-tiba mereka menjadi putus-asa." (Al-Mu`minun: 75-77).
Tafsir As-Sa'di
(75) Ini adalah penjelasan tentang kerasnya penolakan dan penentangan mereka, dan bahwa bila mereka terhimpit oleh mara bahaya, maka mereka memohon kepada Allah agar menyingkirkan-nya dari mereka supaya nanti mereka beriman. Atau Allah menguji mereka dengan itu, supaya mereka kembali kepadaNya. Sesung-guhnya Allah bila telah menyirnakan mara bahaya itu, ﴾ لَّلَجُّواْ ﴿ "benar-benar mereka terus-menerus," maksudnya kontinyu ﴾ فِي طُغۡيَٰنِهِمۡ يَعۡمَهُونَ ﴿ "terombang-ambing dalam pelampauan batas (kafir) mereka," maksudnya mereka mondar-mandir dalam kubangan kekufuran mereka dalam keadaan bingung dan ragu-ragu, sebagaimana keterangan Allah tentang mereka saat berada di atas kapal, mereka memanjatkan doa dengan mengikhlaskan doa hanya kepada Allah dan melupa-kan sesembahan-sesembahan yang mereka sekutukan (bersama Allah). Manakala Allah telah menyelamatkan mereka, dengan tiba-tiba mereka lebih menyukai syirik dan lainnya di daratan.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di