Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di

An-Nur : Ayat 27

"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sehingga meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya. Yang demikian itu lebih baik bagimu, agar kamu (selalu) ingat. Jika kamu tidak menemui seorang pun di dalamnya, maka janganlah kamu masuk sehingga kamu men-dapat izin. Dan jika dikatakan kepadamu, 'Kembali (saja)lah,' maka hendaklah kamu kembali. Itu lebih bersih bagimu, dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. Tidak ada dosa atas-mu memasuki rumah yang disediakan tidak untuk didiami, yang di dalamnya ada keperluanmu, dan Allah mengetahui apa yang kamu nyatakan dan apa yang kamu sembunyikan." (An-Nur: 27-29).
Tafsir As-Sa'di
(27) Allah mengarahkan para hambaNya yang Mukmin untuk tidak memasuki rumah orang lain tanpa izin, karena hal ini menyebabkan beberapa bahaya:
Pertama, hadits yang disebutkan oleh Rasulullah,
إِنَّمَا جُعِلَ الْاِسْتِئْذَانُ مِنْ أَجْلِ الْبَصَرِ.
"Sesungguhnya diberlakukannya meminta izin (bagi kalian) untuk alasan (penjagaan) pandangan."[18]
Lantaran meremehkan perkara ini, pandangan mata menge-nai aurat-aurat (hal-hal yang tidak patut diketahui) dalam rumah. Sesungguhnya rumah itu bagi seorang manusia dalam menjaga auratnya, seperti kedudukan baju dalam menjaga aurat tubuhnya.
Kedua, orang yang masuk tanpa izin akan memunculkan kecurigaan, ia akan disangka buruk sebagai pencuri dan lainnya. Karena masuk dengan sembunyi-sembunyi menunjukkan kejelekan. Allah melarang kaum Mukminin untuk memasuki selain rumah mereka ﴾ حَتَّىٰ تَسۡتَأۡنِسُواْ ﴿ "sehingga kalian meminta izin." Meminta izin (untuk masuk) dinamakan isti`nas karena, melalui izin akan meng-hasilkan keramahan, sedangkan ketiadaannya akan mengakibatkan kekakuan. ﴾ وَتُسَلِّمُواْ عَلَىٰٓ أَهۡلِهَاۚ ﴿ "Dan memberi salam kepada penghuninya," mekanismenya sebagaimana yang tertuang dalam salah satu hadits,
اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ، أَأَدْخُلُ؟
"Assalamu alaikum, apakah saya boleh masuk?"[19]
﴾ ذَٰلِكُمۡ ﴿ "Yang demikian itu," izin yang telah disinggung ﴾ خَيۡرٞ لَّكُمۡ لَعَلَّكُمۡ تَذَكَّرُونَ ﴿ "lebih baik bagimu, agar kamu (selalu) ingat," karena me-ngandung beberapa maslahat, termasuk budi pekerti mulia yang wajib dilakukan. Bila diizinkan, maka orang yang meminta izin itu boleh masuk ke dalam.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di