Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di

Al-Furqan : Ayat 10

"Dan mereka berkata, 'Mengapa Rasul ini memakan makanan dan berjalan di pasar-pasar. Mengapa tidak diturunkan kepada-nya seorang malaikat agar malaikat itu memberikan peringatan bersama-sama dengannya, atau (mengapa tidak) diturunkan kepa-danya perbendaharaan, atau (mengapa tidak) ada kebun baginya, yang dia dapat makan dari (hasil)nya.' Dan orang-orang yang zhalim itu berkata, 'Kamu sekalian tidak lain hanyalah mengikuti seorang lelaki yang terkena sihir.' Perhatikanlah, bagaimana me-reka membuat perumpamaan-perumpamaan tentang kamu, lalu sesatlah mereka. Mereka tidak sanggup (mendapatkan) jalan. Ma-hasuci (Allah) Yang jika Dia menghendaki, niscaya dijadikanNya bagimu yang lebih baik dari yang demikian, (yaitu) surga-surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, dan dijadikanNya (pula) untukmu istana-istana. Bahkan mereka mendustakan Hari Kiamat. Dan Kami sediakan neraka yang menyala-nyala bagi siapa yang mendustakan Hari Kiamat. Apabila neraka itu melihat mereka dari tempat yang jauh, mereka mendengar kegeramannya dan suara nyalanya. Dan apabila mereka dilemparkan ke tempat yang sempit di neraka itu dengan dibelenggu, mereka di sana mengharapkan kebinasaan. (Akan dikatakan kepada mereka), 'Janganlah kamu mengharapkan satu kebinasaan saja, melainkan harapkanlah kebinasaan yang banyak'." (Al-Furqan: 7-14).
Tafsir As-Sa'di
(10) Maka dari itu, Allah menginformasikan bahwasanya Dia Mahakuasa memberimu kebaikan yang berlimpah ruah di dunia, seraya berfirman, ﴾ تَبَارَكَ ٱلَّذِيٓ إِن شَآءَ جَعَلَ لَكَ خَيۡرٗا مِّن ذَٰلِكَ ﴿ "Mahasuci Dzat Yang jika Dia menghendaki, niscaya dijadikanNya bagimu yang lebih baik dari yang demikian," maksudnya, yang lebih baik dari apa yang telah mereka katakan. Kemudian Allah menafsirkannya de-ngan FirmanNya, ﴾ جَنَّٰتٖ تَجۡرِي مِن تَحۡتِهَا ٱلۡأَنۡهَٰرُ وَيَجۡعَل لَّكَ قُصُورَۢا ﴿ "(Yaitu) surga-surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, dan dijadikanNya (pula) untukmu istana-istana" yang menjulang tinggi penuh hiasan. Jadi, kekuasaan dan kehendakNya tidak terbatas pada masalah itu. Akan tetapi, ketika dunia di sisi Allah سبحانه وتعالى benar-benar sangat jauh dan hina, maka Allah mengaruniakan kepada para waliNya dan para rasulNya sebagian darinya sesuai dengan tuntutan kebijak-sanaanNya. Sedangkan usulan musuh-musuh mereka, yaitu kenapa para rasul tidak diberi karunia rizki dunia yang banyak adalah kezhaliman dan kelancangan.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di