Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di
Al-Furqan : Ayat 8
"Dan mereka berkata, 'Mengapa Rasul ini memakan makanan dan berjalan di pasar-pasar. Mengapa tidak diturunkan kepada-nya seorang malaikat agar malaikat itu memberikan peringatan bersama-sama dengannya, atau (mengapa tidak) diturunkan kepa-danya perbendaharaan, atau (mengapa tidak) ada kebun baginya, yang dia dapat makan dari (hasil)nya.' Dan orang-orang yang zhalim itu berkata, 'Kamu sekalian tidak lain hanyalah mengikuti seorang lelaki yang terkena sihir.' Perhatikanlah, bagaimana me-reka membuat perumpamaan-perumpamaan tentang kamu, lalu sesatlah mereka. Mereka tidak sanggup (mendapatkan) jalan. Ma-hasuci (Allah) Yang jika Dia menghendaki, niscaya dijadikanNya bagimu yang lebih baik dari yang demikian, (yaitu) surga-surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, dan dijadikanNya (pula) untukmu istana-istana. Bahkan mereka mendustakan Hari Kiamat. Dan Kami sediakan neraka yang menyala-nyala bagi siapa yang mendustakan Hari Kiamat. Apabila neraka itu melihat mereka dari tempat yang jauh, mereka mendengar kegeramannya dan suara nyalanya. Dan apabila mereka dilemparkan ke tempat yang sempit di neraka itu dengan dibelenggu, mereka di sana mengharapkan kebinasaan. (Akan dikatakan kepada mereka), 'Janganlah kamu mengharapkan satu kebinasaan saja, melainkan harapkanlah kebinasaan yang banyak'." (Al-Furqan: 7-14).
Tafsir As-Sa'di
(8) ﴾ أَوۡ يُلۡقَىٰٓ إِلَيۡهِ كَنزٌ ﴿ "Atau (mengapa tidak) diturunkan kepada-nya perbendaharaan," maksudnya, harta yang berlimpah yang diper-oleh tanpa susah payah, ﴾ أَوۡ تَكُونُ لَهُۥ جَنَّةٞ يَأۡكُلُ مِنۡهَاۚ ﴿ "atau (mengapa tidak) ada kebun baginya, yang dia dapat makan dari (hasil)nya" sehingga dengannya dia tidak perlu pergi ke pasar-pasar untuk mencari rizki. ﴾ وَقَالَ ٱلظَّٰلِمُونَ ﴿ "Dan orang-orang yang zhalim itu berkata" yaitu mereka yang kezhalimannya telah menyeret mereka untuk mengatakan perkataan tersebut, tanpa ada ketidakjelasan keran-cuan dari mereka, ﴾ إِن تَتَّبِعُونَ إِلَّا رَجُلٗا مَّسۡحُورًا ﴿ "Kamu sekalian tidak lain hanyalah mengikuti seorang lelaki yang terkena sihir." Demikian mereka mengatakan, padahal mereka sungguh benar-benar mengetahui kesempurnaan akalnya, indahnya tutur katanya, dan kebersihan-nya dari semua celaan.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di