Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di
An-Naml : Ayat 58
Tafsir As-Sa'di
"Dan (ingatlah kisah) Luth, ketika dia berkata kepada kaum-nya, 'Mengapa kamu mengerjakan perbuatan keji itu sedang kamu melihat(nya)? Mengapa kamu mendatangi laki-laki untuk (meme-nuhi) nafsu(mu), bukan (mendatangi) wanita? Sebenarnya kamu adalah kaum yang tidak mengetahui (akibat perbuatanmu).' Maka tidak lain jawaban kaumnya melainkan mengatakan, 'Usirlah Luth beserta keluarganya dari negerimu; karena sesungguhnya mereka itu orang-orang yang (mendakwakan dirinya) bersih.' Maka Kami menyelamatkannya beserta keluarganya, kecuali istrinya. Kami telah menakdirkannya termasuk orang-orang yang tertinggal (di-binasakan). Dan Kami turunkan hujan atas mereka (hujan batu), maka amat buruklah hujan yang ditimpakan atas orang-orang yang diberi peringatan itu." (An-Naml: 54-58).
(57-58) Oleh karenanya, Allah سبحانه وتعالى berfirman,﴾ فَأَنجَيۡنَٰهُ وَأَهۡلَهُۥٓ إِلَّا ٱمۡرَأَتَهُۥ قَدَّرۡنَٰهَا مِنَ ٱلۡغَٰبِرِينَ ﴿ "Maka Kami menyelamatkannya beserta keluarga-nya, kecuali istrinya. Kami telah menakdirkannya termasuk orang-orang yang tertinggal." Yaitu, tatkala malaikat mendatanginya dalam ben-tuk beberapa orang tamu, hal itu didengar oleh kaumnya, maka mereka datang kepadanya dengan maksud buruk terhadap para tamu itu, dan Luth menutup pintu agar mereka tidak dapat ma-suk; kemudian keadaan menjadi lebih tegang, maka para malaikat mengabarkan tentang keadaan yang sebenarnya, dan bahwa mereka (para malaikat) datang untuk menyelamatkan Luth dan menge-luarkannya dari tengah-tengah mereka, dan bahwa para malaikat hendak membinasakan mereka (kaum Luth), dan waktunya adalah dini hari.
Para malaikat menyuruh Luth agar berangkat beserta keluarga di malam hari kecuali istrinya, karena dia akan ditimpa oleh azab yang akan menimpa kaumnya. Maka Luth pun berangkat di malam hari bersama keluarganya sehingga mereka pun selamat. Sedang-kan mereka (kaumnya) ditimpa azab di waktu dini hari, lalu Allah membalik kampung halaman mereka sehingga bagian atasnya menjadi terbalik ke bagian bawah, dan Allah menimpakan hujan batu dari tanah yang terbakar dengan bertubi-tubi terhadap mereka dari sisi Tuhanmu.
Maka dari itu, di sini Dia berfirman,﴾ وَأَمۡطَرۡنَا عَلَيۡهِم مَّطَرٗاۖ فَسَآءَ مَطَرُ ٱلۡمُنذَرِينَ ﴿ "Dan Kami turunkan hujan atas mereka (hujan batu), maka amat buruklah hujan yang ditimpakan atas orang-orang yang diberi peringatan itu." Maksudnya, seburuk-buruk hujan adalah hujan (yang menim-pa) mereka, dan seburuk-buruk azab adalah azab yang menimpa mereka, sebab mereka telah diberi peringatan dan ditakut-takuti, namun mereka tidak berhenti dan tidak jera. Maka dari itu, Allah menimpakan hukumanNya yang sangat keras terhadap mereka.
(57-58) Oleh karenanya, Allah سبحانه وتعالى berfirman,﴾ فَأَنجَيۡنَٰهُ وَأَهۡلَهُۥٓ إِلَّا ٱمۡرَأَتَهُۥ قَدَّرۡنَٰهَا مِنَ ٱلۡغَٰبِرِينَ ﴿ "Maka Kami menyelamatkannya beserta keluarga-nya, kecuali istrinya. Kami telah menakdirkannya termasuk orang-orang yang tertinggal." Yaitu, tatkala malaikat mendatanginya dalam ben-tuk beberapa orang tamu, hal itu didengar oleh kaumnya, maka mereka datang kepadanya dengan maksud buruk terhadap para tamu itu, dan Luth menutup pintu agar mereka tidak dapat ma-suk; kemudian keadaan menjadi lebih tegang, maka para malaikat mengabarkan tentang keadaan yang sebenarnya, dan bahwa mereka (para malaikat) datang untuk menyelamatkan Luth dan menge-luarkannya dari tengah-tengah mereka, dan bahwa para malaikat hendak membinasakan mereka (kaum Luth), dan waktunya adalah dini hari.
Para malaikat menyuruh Luth agar berangkat beserta keluarga di malam hari kecuali istrinya, karena dia akan ditimpa oleh azab yang akan menimpa kaumnya. Maka Luth pun berangkat di malam hari bersama keluarganya sehingga mereka pun selamat. Sedang-kan mereka (kaumnya) ditimpa azab di waktu dini hari, lalu Allah membalik kampung halaman mereka sehingga bagian atasnya menjadi terbalik ke bagian bawah, dan Allah menimpakan hujan batu dari tanah yang terbakar dengan bertubi-tubi terhadap mereka dari sisi Tuhanmu.
Maka dari itu, di sini Dia berfirman,﴾ وَأَمۡطَرۡنَا عَلَيۡهِم مَّطَرٗاۖ فَسَآءَ مَطَرُ ٱلۡمُنذَرِينَ ﴿ "Dan Kami turunkan hujan atas mereka (hujan batu), maka amat buruklah hujan yang ditimpakan atas orang-orang yang diberi peringatan itu." Maksudnya, seburuk-buruk hujan adalah hujan (yang menim-pa) mereka, dan seburuk-buruk azab adalah azab yang menimpa mereka, sebab mereka telah diberi peringatan dan ditakut-takuti, namun mereka tidak berhenti dan tidak jera. Maka dari itu, Allah menimpakan hukumanNya yang sangat keras terhadap mereka.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di