Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di

An-Naml : Ayat 65

"Katakanlah, 'Tidak ada seorang pun di langit dan bumi yang mengetahui perkara yang ghaib, kecuali Allah,' dan mereka tidak mengetahui kapankah mereka akan dibangkitkan. Sebenarnya pe-ngetahuan mereka tentang akhirat tidak sampai (ke sana) malahan mereka ragu-ragu tentang akhirat itu, lebih-lebih lagi mereka buta darinya. Berkatalah orang-orang yang kafir, 'Apakah setelah kita menjadi tanah dan (begitu pula) bapak-bapak kita; apakah sesung-guhnya kita akan dikeluarkan (dari kubur)? Sesungguhnya kami telah diberi ancaman dengan ini dan (juga) bapak-bapak kami da-hulu; ini tidak lain hanyalah dongengan-dongengan orang dahulu kala.' Katakanlah, 'Berjalanlah kamu (di muka) bumi, lalu perhati-kanlah bagaimana akibat orang-orang yang berdosa'." (An-Naml: 65-69).
Tafsir As-Sa'di
(65) Allah سبحانه وتعالى mengabarkan bahwasanya hanya Dia Yang Esa yang mengetahui rahasia langit dan bumi, sebagaimana dije-laskan dalam FirmanNya,
﴾ وَعِندَهُۥ مَفَاتِحُ ٱلۡغَيۡبِ لَا يَعۡلَمُهَآ إِلَّا هُوَۚ وَيَعۡلَمُ مَا فِي ٱلۡبَرِّ وَٱلۡبَحۡرِۚ وَمَا تَسۡقُطُ مِن وَرَقَةٍ إِلَّا يَعۡلَمُهَا وَلَا حَبَّةٖ فِي ظُلُمَٰتِ ٱلۡأَرۡضِ وَلَا رَطۡبٖ وَلَا يَابِسٍ إِلَّا فِي كِتَٰبٖ مُّبِينٖ 59 ﴿
"Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang ada di daratan dan lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur me-lainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji pun dalam kegelapan bumi dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh)." (Al-An'am:59); dan juga seperti disebutkan dalam FirmanNya yang lain,
﴾ إِنَّ ٱللَّهَ عِندَهُۥ عِلۡمُ ٱلسَّاعَةِ وَيُنَزِّلُ ٱلۡغَيۡثَ وَيَعۡلَمُ مَا فِي ٱلۡأَرۡحَامِۖ وَمَا تَدۡرِي نَفۡسٞ مَّاذَا تَكۡسِبُ غَدٗاۖ وَمَا تَدۡرِي نَفۡسُۢ بِأَيِّ أَرۡضٖ تَمُوتُۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرُۢ 34 ﴿
"Sesungguhnya Allah, hanya pada sisiNya sajalah pengetahuan tentang Hari Kiamat; dan Dia-lah Yang menurunkan hujan, dan menge-tahui apa yang ada dalam rahim. Dan tiada seorang pun yang dapat me-ngetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesung-guhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal." (Luqman: 34).
Hal-hal yang ghaib seperti ini dan yang serupa dengannya, hanya Allah سبحانه وتعالى yang mengetahuinya. Ia tidak diketahui oleh se-orang malaikat yang paling dekat (kepada Allah) dan tidak pula oleh seorang nabi yang diutus. Jika hanya Dia semata yang menge-tahui hal-hal seperti itu, dan pengetahuanNya meliputi seluruh apa yang tersembunyi, tidak nampak dan samar, maka ibadah hanya berhak dipersembahkan kepadaNya semata.
Kemudian Allah سبحانه وتعالى menginformasikan tentang betapa rapuh-nya pengetahuan orang-orang yang mendustakan tentang akhirat, seraya beralih dari sesuatu menuju kepada sesuatu lain yang lebih (dalam) daripadanya, seraya berfirman, ﴾ وَمَا يَشۡعُرُونَ ﴿ "Dan mereka tidak menyadari," maksudnya, mereka tidak mengetahui, ﴾ أَيَّانَ يُبۡعَثُونَ ﴿ "kapan mereka akan dibangkitkan." Maksudnya, kapan kebangkitan, dan kehidupan kembali dari kubur. Maka dari itu mereka tidak siap.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di