Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di

Al-Qasas : Ayat 81

"Sesungguhnya Qarun adalah termasuk kaum Musa, maka dia berlaku aniaya terhadap mereka, dan Kami telah menganu-gerahkan kepadanya perbendaharaan harta yang kunci-kuncinya sungguh berat dipikul oleh sejumlah orang yang kuat-kuat. (Ingat-lah) ketika kaumnya berkata kepadanya, 'Janganlah kamu terlalu bangga; sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang terlalu membanggakan diri.' Dan carilah pada sesuatu yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan. Qarun berkata, 'Sesungguhnya aku hanya diberi harta itu, karena ilmu yang ada padaku.' Dan apakah dia tidak mengetahui, bahwasanya Allah sungguh telah membinasa-kan umat-umat sebelumnya yang lebih kuat daripadanya, dan lebih banyak mengumpulkan harta? Dan tidaklah perlu ditanya kepada orang-orang yang berdosa itu, tentang dosa-dosa mereka. Maka keluarlah Qarun kepada kaumnya dalam kemegahannya. Berkatalah orang-orang yang menghendaki kehidupan dunia, 'Moga-moga kiranya kita mempunyai seperti apa yang telah di-berikan kepada Qarun; sesungguhnya ia benar-benar mempunyai keberuntungan yang besar.' Berkatalah orang-orang yang dianu-gerahi ilmu, 'Kecelakaan yang besarlah bagimu, pahala Allah ada-lah lebih baik bagi orang-orang yang beriman dan beramal shalih, dan tidaklah diperoleh pahala itu kecuali oleh orang-orang yang sabar.' Maka Kami benamkanlah Qarun beserta rumahnya ke dalam bumi. Maka tidak ada baginya suatu golongan pun yang menolongnya terhadap azab Allah. Dan tiadalah dia termasuk orang-orang (yang dapat) membela (dirinya). Dan jadilah orang-orang yang kemarin mencita-citakan kedudukan Qarun itu berkata, 'Aduhai, benarlah Allah melapangkan rizki bagi siapa yang Dia kehendaki dari hamba-hambaNya dan menyempitkannya; kalau Allah tidak melimpahkan karuniaNya atas kita, benar-benar Dia telah membenamkan kita (pula). Aduhai benarlah, tidak beruntung orang-orang yang mengingkari (nikmat Allah)'." (Al-Qashash: 76-82).
Tafsir As-Sa'di
(81) Tatkala kondisi kezhaliman dan kemegahan sudah memuncak bagi Qarun, harta kekayaan pun telah menghiasinya, dan kesombongan pun telah menguasai dirinya, maka dia ditimpa azab secara mendadak. ﴾ فَخَسَفۡنَا بِهِۦ وَبِدَارِهِ ٱلۡأَرۡضَ ﴿ "Maka Kami timbun Qarun beserta rumahnya ke dalam bumi," sebagai balasan setimpal atas perbuatannya. Oleh karena dia telah mengangkat dirinya (sombong) di atas hamba-hamba Allah, maka Allah menurunkannya pada derajat manusia yang paling rendah. Dia ditenggelamkan bersama semua harta yang telah menjadikan dirinya terpedaya, yaitu rumah, seluruh harta benda dan kekayaannya. ﴾ فَمَا كَانَ لَهُۥ مِن فِئَةٖ ﴿ "Maka tidak ada baginya suatu golongan pun" satu kelompok, satu kumpulan, para pembantu dan para tentara, ﴾ يَنصُرُونَهُۥ مِن دُونِ ٱللَّهِ وَمَا كَانَ مِنَ ٱلۡمُنتَصِرِينَ ﴿ "yang menolongnya terhadap azab Allah, dan tiadalah dia termasuk orang-orang (yang dapat) membela (dirinya)," maksudnya, kala azab menimpanya, dia tidak ditolong dan tidak bisa menolong dirinya sendiri.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di