Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di

Aal-Imran : Ayat 141

"Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman. Jika kamu (pada perang Uhud) mendapat luka, maka sesungguhnya kaum (kafir) itu pun (pada perang Badar) mendapat luka yang serupa. Dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu Kami pergilirkan di antara manusia (agar mereka mendapat pelajaran); dan supaya Allah membedakan orang-orang yang beriman (dengan orang-orang kafir) supaya sebagian kamu dijadikanNya (gugur sebagai) syuhada. Dan Allah tidak menyukai orang-orang yang zhalim. Dan agar Allah membersihkan orang-orang yang beriman (dari dosa mereka) dan membinasakan orang-orang yang kafir. Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad darimu dan belum nyata orang-orang yang sabar? Sesungguhnya kamu mengharapkan mati (syahid) sebelum kamu menghadapinya; (sekarang) sungguh kamu telah melihatnya dan kamu menyaksikannya." (Ali Imran: 139-143).
Tafsir As-Sa'di
(141) ﴾ وَلِيُمَحِّصَ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ﴿ "Dan agar Allah membersihkan orang-orang yang beriman (dari dosa mereka)." Ini juga termasuk hikmah lainnya yaitu bahwa Allah تعالى membersihkan kaum Mukminin dengan adanya cobaan itu dari dosa-dosa dan kekurangan mereka. Ini menunjukkan bahwa syahid dan berperang di jalan Allah itu menggugurkan dosa dan menghilangkan aib, dan juga Allah mem-bersihkan kaum Mukminin dari selain mereka dari kalangan kaum munafikin, hingga kaum Muslimin berlepas diri dari mereka dan mereka mengetahui siapa yang Mukmin dan siapa yang munafik.
Dan di antara hikmahnya juga adalah bahwa Allah menetap-kan hal itu untuk membinasakan orang-orang kafir, maksudnya, agar menjadi faktor penyebab mereka menjadi binasa dan berhak mendapatkan hukuman. Karena bila mereka menang, niscaya me-reka akan berbuat zhalim dan kesesatan akan bertambah di atas kesesatan mereka yang dengan kezhaliman itu mereka berhak disegerakan hukumannya sebagai suatu rahmat bagi hamba-hamba-Nya yang beriman. Kemudian Allah تعالى berfirman,
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di