Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di
Aal-Imran : Ayat 168
"Dan mengapa ketika kamu ditimpa musibah (pada pepe-rangan Uhud), padahal kamu telah menimpakan kekalahan dua kali lipat kepada musuh-musuhmu (pada peperangan Badar), kamu berkata, 'Dari mana datangnya (kekalahan) ini?' Katakanlah, 'Itu dari (kesalahan) dirimu sendiri.' Sesungguhnya Allah Mahakuasa atas segala sesuatu. Dan apa yang menimpamu pada hari berte-munya dua pasukan, maka (kekalahan) itu adalah dengan izin (takdir) Allah, dan agar Allah mengetahui siapa orang-orang yang beriman. Dan supaya Allah mengetahui siapa orang-orang yang munafik. Kepada mereka dikatakan, 'Marilah berperang di jalan Allah atau pertahankanlah (dirimu).' Mereka berkata, 'Sekiranya kami mengetahui akan terjadi peperangan, tentulah kami meng-ikuti kamu.' Mereka pada hari itu lebih dekat kepada kekafiran daripada keimanan. Mereka mengatakan dengan mulut mereka perkataan yang tidak terkandung dalam hati mereka. Dan Allah lebih mengetahui apa yang mereka sembunyikan. Orang-orang yang mengatakan kepada saudara-saudaranya dan mereka tidak turut pergi berperang, 'Sekiranya mereka mengikuti kita, tentulah mereka tidak terbunuh', maka katakanlah (kepada mereka), 'Tolak-lah kematian itu dari dirimu, jika kamu orang-orang yang benar'." (Ali Imran: 165-168).
Tafsir As-Sa'di
(168) Kemudian Allah تعالى berfirman,﴾ ٱلَّذِينَ قَالُواْ لِإِخۡوَٰنِهِمۡ وَقَعَدُواْ لَوۡ أَطَاعُونَا مَا قُتِلُواْۗ ﴿ "Orang-orang yang mengatakan kepada saudara-saudaranya dan mereka tidak turut pergi berperang, 'Sekiranya mereka mengikuti kita, tentulah mereka tidak terbunuh'." Maksudnya, mereka (orang-orang munafik itu) menyatukan tindakan antara tidak ikut berjihad de-ngan menentang dan mendustakan Qadha` dan Qadar Allah.
Allah berfirman membantah mereka, ﴾ قُلۡ فَٱدۡرَءُواْ ﴿ "Katakanlah, 'Tolaklah'," maksudnya, hindarkanlah, ﴾ عَنۡ أَنفُسِكُمُ ٱلۡمَوۡتَ إِن كُنتُمۡ صَٰدِقِينَ ﴿ "kematian itu dari dirimu, jika kamu orang-orang yang benar." (Buktikan) bahwa mereka bila menaati kalian maka tidaklah mereka akan terbunuh, kalian tidak akan mampu melakukan itu dan tidak akan bisa. Dalam ayat-ayat ini terdapat dalil bahwa seorang hamba ter-kadang memiliki ciri-ciri kekufuran dan keimanan, dan terkadang lebih dekat kepada salah satunya daripada kepada lainnya.
Allah berfirman membantah mereka, ﴾ قُلۡ فَٱدۡرَءُواْ ﴿ "Katakanlah, 'Tolaklah'," maksudnya, hindarkanlah, ﴾ عَنۡ أَنفُسِكُمُ ٱلۡمَوۡتَ إِن كُنتُمۡ صَٰدِقِينَ ﴿ "kematian itu dari dirimu, jika kamu orang-orang yang benar." (Buktikan) bahwa mereka bila menaati kalian maka tidaklah mereka akan terbunuh, kalian tidak akan mampu melakukan itu dan tidak akan bisa. Dalam ayat-ayat ini terdapat dalil bahwa seorang hamba ter-kadang memiliki ciri-ciri kekufuran dan keimanan, dan terkadang lebih dekat kepada salah satunya daripada kepada lainnya.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di