Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di
Al-Ahzab : Ayat 13
"Dan ketika segolongan dari mereka berkata, 'Hai penduduk Yatsrib, tidak ada tempat bagimu, maka kembalilah kamu.' Dan sebagian dari mereka minta izin kepada Nabi (untuk kembali pulang) dengan berkata, 'Sesungguhnya rumah-rumah kami ter-buka.' Dan rumah-rumah itu sekali-kali tidak terbuka, mereka tidak lain hanyalah hendak lari. Kalau (Yatsrib) diserang dari segala penjuru, kemudian diminta kepada mereka supaya murtad, niscaya mereka mengerjakannya; dan mereka tiada akan menunda untuk murtad itu melainkan dalam waktu yang singkat. Dan sesungguhnya mereka sebelum itu telah berjanji kepada Allah, 'Mereka tidak akan berbalik ke belakang.' Dan perjanjian dengan Allah akan diminta pertanggungan jawabnya. Katakanlah, 'Lari itu sekali-kali tidaklah berguna bagimu, jika kamu melarikan diri dari kematian atau pembunuhan, dan jika demikian (kamu terhin-dar dari kematian), tentu kamu tidak juga akan mengecap kese-nangan kecuali sebentar saja.' Katakanlah, 'Siapakah yang dapat melindungi kamu dari (takdir) Allah jika Dia menghendaki ben-cana atasmu atau menghendaki rahmat untuk dirimu?' Dan orang-orang munafik itu tidak memperoleh bagi mereka pelindung dan penolong selain Allah. Sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang menghalang-halangi di antara kamu dan orang-orang yang berkata kepada saudara-saudaranya, 'Marilah kepada kami.' Dan mereka tidak mendatangi peperangan melainkan sebentar. Mereka bakhil terhadapmu, apabila datang ketakutan, kamu lihat mereka itu memandang kepadamu dengan mata yang terbalik-balik seperti orang yang pingsan karena akan mati, dan apabila ketakutan telah hilang, mereka mencaci kamu dengan lidah yang tajam, sedang mereka bakhil untuk berbuat kebaikan. Mereka itu tidak beriman, maka Allah menghapuskan (pahala) amalnya. Dan yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. Mereka mengira (bahwa) golongan-golongan yang bersekutu itu belum pergi; dan jika golongan-golongan yang bersekutu itu datang kembali, niscaya mereka ingin berada di dusun-dusun bersama-sama orang Arab Badui, sambil menanya-nanyakan tentang berita-beritamu, dan sekiranya mereka berada bersama kamu, mereka tidak akan ber-perang, melainkan sebentar saja. Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu, yaitu bagi orang yang mengharap Allah dan Hari Kiamat dan dia banyak menyebut Allah. Dan tatkala orang-orang Mukmin melihat go-longan-golongan yang bersekutu itu, mereka berkata, 'Inilah yang dijanjikan Allah dan RasulNya kepada kita.' Dan benarlah Allah dan RasulNya. Dan yang demikian itu tidaklah menambah kepada mereka kecuali iman dan ketundukan. Di antara orang-orang Mukmin itu ada orang-orang yang menepati apa yang mereka jan-jikan kepada Allah; maka di antara mereka ada yang gugur. Dan di antara mereka ada pula yang menunggu-nunggu dan mereka sedikit pun tidak merubah (janjinya). supaya Allah memberikan balasan kepada orang-orang yang benar itu karena kebenarannya, dan menyiksa orang munafik jika dikehendakiNya, atau mene-rima taubat mereka. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Dan Allah menghalau orang-orang yang kafir itu yang keadaan mereka penuh kejengkelan, lagi mereka tidak memperoleh keuntungan apa pun. Dan Allah menghindarkan orang-orang Mukmin dari peperangan. Dan Allah Mahakuat lagi Maha-perkasa. Dan Dia menurunkan orang-orang Ahli Kitab (Bani Quraizhah) yang membantu golongan-golongan yang bersekutu dari benteng-benteng mereka, dan Dia memasukkan rasa takut ke dalam hati mereka. Sebagian mereka kamu bunuh dan sebagian yang lain kamu tawan. Dan Dia mewariskan kepada kamu tanah-tanah, rumah-rumah dan harta benda mereka, dan begitu pula tanah yang belum kamu injak. Dan Allah Mahakuasa terhadap segala sesuatu." (Al-Ahzab: 13-27).
Tafsir As-Sa'di
(13) ﴾ وَإِذۡ قَالَت طَّآئِفَةٞ ﴿ "Dan ketika berkata segolongan" dari kaum munafik setelah berkeluh kesah dan kesabaran mereka telah me-mudar sehingga mereka juga menjadi orang-orang yang melemah-kan semangat. Mereka tidak sabar dengan diri mereka sendiri dan juga tidak melepaskan manusia dari kejahatan mereka. Golongan ini mengatakan, ﴾ يَٰٓأَهۡلَ يَثۡرِبَ ﴿ "Hai penduduk Yatsrib." Yang mereka maksud adalah, wahai penduduk Madinah! Mereka menyeru para penduduk Madinah dengan nama negeri (yang menunjukkan tentang asal usul penamaannya), sebagai isyarat bahwa agama dan ukhuwwah imaniyah sama sekali tidak mempunyai nilai dalam hati mereka, dan bahwa yang mendorong mereka untuk melakukan hal itu hanyalah seruan biasa. ﴾ يَٰٓأَهۡلَ يَثۡرِبَ لَا مُقَامَ لَكُمۡ ﴿ "Wahai penduduk Yatsrib, tidak ada tempat bagimu," maksudnya, pada tempat kalian yang kalian tuju di luar Madinah. Pada saat itu mereka bermarkas di balik parit (Khandaq) dan di luar Madinah. ﴾ فَٱرۡجِعُواْۚ ﴿ "Maka kem-balilah kamu," ke Madinah. Golongan ini melemahkan semangat jihad dan menjelaskan bahwa mereka sama sekali tidak mempu-nyai kekuatan untuk memerangi musuh mereka, dan mereka mengajak untuk meninggalkan peperangan. Golongan ini meru-pakan golongan yang terburuk dan paling berbahaya. Dan ada golongan lain di bawah mereka, yaitu golongan yang diliputi oleh jiwa pengecut dan rasa takut, dan mereka lebih suka kalau terpisah dari barisan. Maka mereka pun mulai mengemukakan berbagai alasan palsu. Mereka adalah orang yang dikatakan oleh Allah سبحانه وتعالى, ﴾ وَيَسۡتَـٔۡذِنُ فَرِيقٞ مِّنۡهُمُ ٱلنَّبِيَّ يَقُولُونَ إِنَّ بُيُوتَنَا عَوۡرَةٞ ﴿ "Dan sebagian dari mereka minta izin kepada Nabi (untuk kembali pulang) dengan berkata, 'Sesungguhnya rumah-rumah kami terbuka'," maksudnya, terancam bahaya, dan kami khawatir kalau ia diserang oleh musuh sedangkan kami tidak ada di sana. Maka izinkanlah kami, agar kami pulang dan menjaganya. Mereka adalah para pendusta dalam hal ini. ﴾ وَمَا هِيَ بِعَوۡرَةٍۖ إِن يُرِيدُونَ ﴿ "Dan rumah-rumah itu sekali-kali tidak terbuka, mereka tidak lain hanyalah hendak," maksudnya, tujuan mereka tidak lain, ﴾ إِلَّا فِرَارٗا ﴿ "kecuali lari," namun mereka menjadikan ucapan tadi sebagai cara dan alasan bagi mereka. Mereka adalah orang-orang yang imannya sangat tipis, sama sekali tidak bisa bertahan di dalam menghadapi dahsyat-nya cobaan.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di