Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di
Al-Ahzab : Ayat 33
"Hai istri-istri Nabi, kalian tidaklah seperti wanita yang lain, jika kamu bertakwa. Maka janganlah kalian tunduk dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit da-lam hatinya, dan ucapkanlah perkataan yang baik, dan hendaklah kalian tetap di rumah kalian, dan janganlah kalian berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu, dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan taatilah Allah dan RasulNya. Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kalian, hai ahlul bait dan membersihkan kalian sebersih-bersihnya. Dan ingatlah sesuatu yang dibacakan di rumah kalian dari ayat-ayat Allah dan hikmah (Sunnah Nabi kalian). Sesung-guhnya Allah Mahalembut lagi Maha Mengetahui." (Al-Ahzab: 32-34).
Tafsir As-Sa'di
(33) ﴾ وَقَرۡنَ فِي بُيُوتِكُنَّ ﴿ "Dan hendaklah kalian tetap di rumah kalian," maksudnya, tinggal selalu di dalam rumah, sebab yang demikian itu lebih selamat dan lebih menjaga kehormatan kalian, ﴾ وَلَا تَبَرَّجۡنَ تَبَرُّجَ ٱلۡجَٰهِلِيَّةِ ٱلۡأُولَىٰۖ ﴿ "dan janganlah kalian berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu." Maksudnya, janganlah kalian banyak keluar dengan berhias atau memakai wangi-wangian seba-gaimana kebiasaan wanita jahiliyah dahulu yang sama sekali tidak mempunyai pengetahuan dan agama. Semua ini adalah untuk mencegah keburukan dan segala pemicunya.
Dan tatkala Allah memerintah mereka bertakwa secara umum dan diperintah melakukan beberapa partikal takwa, maka Allah menegaskannya karena melihat betapa butuhnya kaum wanita kepadanya. Demikian pula Allah memerintah mereka untuk taat, khususnya melakukan shalat dan zakat yang keduanya sangat diperlukan oleh setiap orang; dan keduanya merupakan ibadah yang paling besar dan ketaatan yang paling mulia. Sebab di dalam shalat terkandung keikhlasan kepada al-ma`bud (Allah سبحانه وتعالى), sedang-kan di dalam zakat terkandung ihsan (berbuat baik) kepada orang lain.
Lalu Allah memerintah mereka taat secara umum, seraya berfirman, ﴾ وَأَطِعۡنَ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُۥٓۚ ﴿ "Taatilah Allah dan RasulNya," termasuk dalam taat kepada Allah dan RasulNya adalah segala perintah yang diperintahkan oleh keduanya, baik yang bersifat perintah wajib atau yang bersifat anjuran. ﴾ إِنَّمَا يُرِيدُ ٱللَّهُ ﴿ "Sesungguhnya Allah bermaksud" dengan perintah yang diperintahkan kepada kalian dan larangan yang dilarang terhadap kalian ﴾ لِيُذۡهِبَ عَنكُمُ ٱلرِّجۡسَ ﴿ "hendak meng-hilangkan dosa dari kalian " maksudnya, gangguan, keburukan dan kotoran ﴾ أَهۡلَ ٱلۡبَيۡتِ وَيُطَهِّرَكُمۡ تَطۡهِيرٗا ﴿ "hai ahlul bait, dan membersihkan kalian sebersih-bersihnya," sehingga kalian menjadi orang-orang yang suci lagi disucikan. Maksudnya, maka pujilah Rabb kalian dan bersyu-kurlah kepadaNya atas semua perintah-perintah dan larangan-larangan tersebut yang telah Dia kabarkan kemaslahatannya; yaitu bahwa sesungguhnya semua itu adalah murni demi kemaslahatan kalian, bahkan sama sekali Allah tidak menghendaki dosa bagi kalian dengan hal itu, melainkan agar jiwa kalian suci, akhlak ka-lian menjadi bersih dan amal perbuatan kalian menjadi baik serta pahala kalian menjadi sangat besar.
Dan tatkala Allah memerintah mereka bertakwa secara umum dan diperintah melakukan beberapa partikal takwa, maka Allah menegaskannya karena melihat betapa butuhnya kaum wanita kepadanya. Demikian pula Allah memerintah mereka untuk taat, khususnya melakukan shalat dan zakat yang keduanya sangat diperlukan oleh setiap orang; dan keduanya merupakan ibadah yang paling besar dan ketaatan yang paling mulia. Sebab di dalam shalat terkandung keikhlasan kepada al-ma`bud (Allah سبحانه وتعالى), sedang-kan di dalam zakat terkandung ihsan (berbuat baik) kepada orang lain.
Lalu Allah memerintah mereka taat secara umum, seraya berfirman, ﴾ وَأَطِعۡنَ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُۥٓۚ ﴿ "Taatilah Allah dan RasulNya," termasuk dalam taat kepada Allah dan RasulNya adalah segala perintah yang diperintahkan oleh keduanya, baik yang bersifat perintah wajib atau yang bersifat anjuran. ﴾ إِنَّمَا يُرِيدُ ٱللَّهُ ﴿ "Sesungguhnya Allah bermaksud" dengan perintah yang diperintahkan kepada kalian dan larangan yang dilarang terhadap kalian ﴾ لِيُذۡهِبَ عَنكُمُ ٱلرِّجۡسَ ﴿ "hendak meng-hilangkan dosa dari kalian " maksudnya, gangguan, keburukan dan kotoran ﴾ أَهۡلَ ٱلۡبَيۡتِ وَيُطَهِّرَكُمۡ تَطۡهِيرٗا ﴿ "hai ahlul bait, dan membersihkan kalian sebersih-bersihnya," sehingga kalian menjadi orang-orang yang suci lagi disucikan. Maksudnya, maka pujilah Rabb kalian dan bersyu-kurlah kepadaNya atas semua perintah-perintah dan larangan-larangan tersebut yang telah Dia kabarkan kemaslahatannya; yaitu bahwa sesungguhnya semua itu adalah murni demi kemaslahatan kalian, bahkan sama sekali Allah tidak menghendaki dosa bagi kalian dengan hal itu, melainkan agar jiwa kalian suci, akhlak ka-lian menjadi bersih dan amal perbuatan kalian menjadi baik serta pahala kalian menjadi sangat besar.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di