Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di

Saba : Ayat 13

"Dan Sulaiman memiliki angin yang perjalanannya di waktu pagi sama dengan perjalanan sebulan, dan perjalanannya di waktu sore sama dengan perjalanan sebulan pula, dan Kami mengalirkan cairan tembaga baginya. Dan sebagian dari jin ada yang bekerja di hadapannya dengan izin Rabbnya. Dan siapa yang menyimpang dari kalangan mereka dari perintah Kami, niscaya Kami rasakan kepadanya azab neraka yang apinya menyala-nyala. Para jin itu membuat untuk Sulaiman sesuatu yang dikehendakinya dari bangunan-bangunan yang tinggi dan patung-patung, dan piring-piring seperti kolam dan periuk yang tetap kokoh. Bekerjalah hai keluarga Dawud untuk bersyukur. Dan sedikit sekali dari hamba-hambaKu yang berterima kasih. Maka tatkala Kami telah mene-tapkan kematian Sulaiman, tidak ada yang menunjukkan kepada mereka kematiannya itu kecuali rayap yang memakan tongkatnya. Maka tatkala dia telah tersungkur, tahulah jin itu bahwa kalau sekiranya mereka mengetahui yang ghaib tentulah mereka tidak tetap (senantiasa) dalam siksa yang menghinakan." (Saba`: 12-14).
Tafsir As-Sa'di
(13) Dan pekerjaan mereka adalah melakukan segala sesuatu yang dikehendaki oleh Sulaiman, maka mereka mengerjakannya, ﴾ مِن مَّحَٰرِيبَ ﴿ "dari bangunan-bangunan yang tinggi" maksudnya, setiap bangunan yang dibangun yang dengannya gedung-gedung men-jadi kokoh. Keterangan ini menginformasikan tentang gedung-gedung raksasa, ﴾ وَتَمَٰثِيلَ ﴿ "dan patung-patung," maksudnya, gambar-gambar berbagai hewan[64] dan benda-benda mati dari kecanggihan buatan mereka dan kemampuan mereka melakukan hal itu, dan mereka bekerja untuk Sulaiman, ﴾ وَجِفَانٖ كَٱلۡجَوَابِ ﴿ "dan piring-piring seperti kolam," yaitu seperti kolam-kolam besar yang mereka kerja-kan untuk Sulaiman sebagai tempat makanan, sebab dia membutuh-kan sesuatu yang tidak dibutuhkan oleh orang lainnya, ﴾ وَ﴿ "dan" mereka juga membuatkan untuknya periuk ﴾ رَّاسِيَٰتٍۚ ﴿ "yang tetap kokoh" tidak bisa dipindah dari tempatnya karena sangat besar.
Setelah Allah mengingatkan karuniaNya kepada mereka, maka Dia memerintah mereka untuk mensyukurinya, seraya berfirman, ﴾ ٱعۡمَلُوٓاْ ءَالَ دَاوُۥدَ ﴿ "Bekerjalah, hai keluarga Dawud." Mereka adalah Dawud, anak-anaknya dan keluarganya. Sebab karunia itu diberikan kepada mereka semua; dan kebanyakan maslahatnya kembali kepada mereka semua, ﴾ شُكۡرٗاۚ ﴿ "untuk bersyukur," kepada Allah atas apa yang telah dikaruniakanNya kepada mereka sebagai timbal balik dari apa yang telah dianugerahkanNya. ﴾ وَقَلِيلٞ مِّنۡ عِبَادِيَ ٱلشَّكُورُ ﴿ "Dan sedikit sekali dari hamba-hambaKu yang berterima kasih," jadi keba-nyakan mereka tidak bersyukur kepada Allah سبحانه وتعالى atas karunia yang dianugerahkanNya kepada mereka, berupa berbagai nikmat dan mencegah berbagai bencana dari mereka. Dan syukur adalah me-ngakui dengan hati akan karunia Allah سبحانه وتعالى dan menerimanya dengan penuh rasa butuh kepadanya serta menggunakannya dalam rangka ketaatan kepada Allah سبحانه وتعالى dan memeliharanya dari penggunaan dalam kemaksiatan.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di