Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di

Saba : Ayat 50

"Katakanlah, 'Sesungguhnya aku hendak memperingatkan kepadamu satu hal saja, yaitu supaya kamu menghadap Allah (dengan ikhlas) berdua-dua atau sendiri-sendiri; kemudian kamu pikirkan (tentang Muhammad), tidak ada penyakit gila sedikit pun pada kawanmu itu. Dia tidak lain hanyalah pemberi peringatan bagi kamu sebelum (menghadapi) azab yang keras.' Katakanlah, 'Upah apa pun yang aku minta kepadamu, maka itu untuk kamu. Upahku hanyalah dari Allah, dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.' Katakanlah, 'Sesungguhnya Rabbku mewahyukan kebe-naran. Dia Maha Mengetahui segala yang ghaib.' Katakanlah, 'Kebenaran telah datang dan yang batil itu tidak akan memulai dan tidak pula akan mengulangi.' Katakanlah, 'Jika aku sesat maka sesungguhnya aku sesat atas kemudaratan diriku sendiri; dan jika aku mendapat petunjuk, maka itu adalah disebabkan apa yang diwahyukan Rabbku kepadaku. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Mahadekat." (Saba`: 46-50).
Tafsir As-Sa'di
(50) Setelah kebenaran menjadi jelas melalui seruan yang diserukan oleh Rasul, yang mana sebelumnya orang-orang yang mendustakannya menuduhnya sesat, maka Allah memberitakan kepada mereka tentang yang haq dan menjelaskannya kepada mereka dan menyingkap ketidakberdayaan mereka untuk menen-tangnya. Dan Allah memberitakan kepada mereka bahwa tuduhan sesat yang dialamatkan kepadanya (kepada rasul. Pent.) sama se-kali tidak membahayakan yang haq itu sedikit pun dan tidak pula bisa mencegah apa yang beliau bawa. Dan sesungguhnya, kalau beliau sesat (ini tidak mungkin, ini merupakan sikap merendahkan diri dalam berdebat), maka sesungguhnya kesesatannya hanya akan menimpa dirinya sendiri. Maksudnya, kesesatannya hanya terbatas menimpa dirinya, tidak berpengaruh kepada orang lain. ﴾ وَإِنِ ٱهۡتَدَيۡتُ ﴿ "Dan jika aku mendapat petunjuk," maka hal ini bukan dari diriku, bukan karena kemampuan atau kekuatanku. Sesung-guhnya petunjukku adalah karena sesuatu ﴾ يُوحِيٓ إِلَيَّ رَبِّيٓۚ ﴿ "yang di-wahyukan Rabbku kepadaku." Dia-lah sumber hidayahku, sebagai-mana Dia pulalah sumber hidayah bagi selainku. Sesungguhnya Rabbku Maha Mendengar semua perkataan dan semua suara. Dia Mahadekat dari orang yang berdoa kepadaNya, memohon dan beribadah kepadaNya.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di