Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di

Fatir : Ayat 12

"Dan tiada sama dua laut; yang ini tawar, segar, sedap di-minum dan yang lain asin lagi pahit. Dan dari masing-masing laut itu kamu dapat memakan daging yang segar dan kamu dapat mengeluarkan perhiasan yang dapat kamu memakainya, dan pada masing-masingnya kamu lihat kapal-kapal berlayar membelah laut supaya kamu dapat mencari karuniaNya dan supaya kamu bersyukur. Dia memasukkan malam ke dalam siang dan mema-sukkan siang ke dalam malam dan menundukkan matahari dan bulan, masing-masing berjalan menurut waktu yang ditentukan. Yang demikian itulah Allah Rabbmu, kepunyaanNyalah kerajaan. Dan orang-orang yang kamu seru selain Allah tiada mempunyai apa-apa walaupun setipis kulit ari. Jika kamu menyeru mereka, mereka tiada mendengar seruanmu; dan kalau mereka mendengar, mereka tidak dapat memperkenankan permintaanmu. Dan di Hari Kiamat mereka akan mengingkari kemusyrikanmu dan tidak ada yang dapat memberikan keterangan kepadamu sebagaimana yang diberikan oleh Yang Maha Mengetahui." (Fathir: 12-14).
Tafsir As-Sa'di
(12) Ini adalah pemberitaan tentang Kuasa, hikmah, dan rahmatNya, yaitu bahwasanya Dia menjadikan dua laut untuk ke-pentingan alam bumi ini semuanya, dan Allah tidak menyamakan antara dua laut itu, sebab maslahat menuntut adanya sungai-sungai itu tawar, segar dan sedap diminum agar bisa dimanfaatkan oleh orang-orang yang ingin meminumnya, oleh para pemilik kebun dan para petani; dan menuntut keberadaan laut asin lagi pahit agar udara yang melingkupi bumi ini tidak rusak karena berbagai bau binatang-binatang laut yang mati, dan keberadaannya yang diam tidak bergerak. Keasinannya mencegahnya untuk cepat membusuk, dan supaya hewan-hewannya menjadi lebih indah dan lebih lezat. Maka dari itu Allah berfirman, ﴾ وَمِن كُلّٖ ﴿ "Dan dari masing-masing" laut yang asin dan sungai yang tawar ﴾ تَأۡكُلُونَ لَحۡمٗا طَرِيّٗا ﴿ "kamu dapat memakan daging yang segar" yaitu ikan yang mudah ditangkap di lautan ﴾ وَتَسۡتَخۡرِجُونَ حِلۡيَةٗ تَلۡبَسُونَهَاۖ ﴿ "dan kamu dapat mengeluarkan perhiasan yang dapat kamu memakainya" seperti mutiara, permata, dan lain-lain dari apa-apa yang terdapat di dalam lautan. Ini adalah kemaslahatan yang sangat besar bagi manusia.
Dan di antara maslahat dan kegunaan lain dari lautan adalah bahwasanya Allah telah menundukkannya untuk mengapungkan berbagai bahtera seperti kapal dan berbagai alat-alat transportasi, maka Anda melihatnya mengarungi lautan dan membelahnya. Ia mengarunginya dari satu pulau ke pulau yang lain, dari satu tem-pat ke tempat yang lain. Bahtera itu mengangkut para penumpang, barang-barang kebutuhan, dan barang-barang perniagaan mereka, sehingga banyak karunia Allah dan nikmatNya yang bisa diambil. Maka dari itu Allah berfirman, ﴾ لِتَبۡتَغُواْ مِن فَضۡلِهِۦ وَلَعَلَّكُمۡ تَشۡكُرُونَ ﴿ "Supaya kamu dapat mencari karuniaNya dan supaya kamu bersyukur."
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di