Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di
Yasin : Ayat 77
"Dan apakah manusia tidak memperhatikan bahwa Kami menciptakannya dari setitik air, maka tiba-tiba ia menjadi pe-nantang yang nyata! Dan dia membuat perumpamaan bagi Kami; dan dia lupa kepada kejadiannya; ia berkata, 'Siapakah yang dapat menghidupkan tulang belulang, yang telah hancur luluh?' Katakanlah, 'Ia akan dihidupkan oleh Rabb yang menciptakan-nya kali yang pertama. Dan Dia Maha Mengetahui tentang segala makhluk, yaitu Rabb yang menjadikan untukmu api dari kayu yang hijau, maka tiba-tiba kamu nyalakan api dari kayu itu.' Tidakkah Rabb yang menciptakan langit dan bumi itu berkuasa menciptakan kembali jasad-jasad mereka yang sudah hancur itu? Benar. Dia berkuasa. Dan Dia-lah Maha Pencipta lagi Maha Me-ngetahui. Sesungguhnya perintahNya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya, 'Jadilah!' Maka terjadilah ia. Maka Mahasuci (Dzat) Yang di TanganNya kekuasaan atas segala sesuatu dan kepadaNya-lah kamu dikembalikan." (Yasin: 77-83).
Tafsir As-Sa'di
(77) Maka Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ أَوَلَمۡ يَرَ ٱلۡإِنسَٰنُ ﴿ "Dan apakah manusia tidak memperhatikan" yaitu manusia yang mengingkari kebangkitan atau ragu padanya, (memperhatikan) suatu perkara yang memberinya keyakinan sempurna kepada kepastiannya, yaitu awal mula penciptaannya ﴾ مِن نُّطۡفَةٖ ﴿ "dari setitik air," kemudian berubah-ubahnya dalam beberapa fase sedikit demi sedikit hingga menjadi besar dan menjadi anak remaja dan akalnya pun menjadi sempurna dan dewasa, ﴾ فَإِذَا هُوَ خَصِيمٞ مُّبِينٞ ﴿ "lalu tiba-tiba ia menjadi penantang yang nyata," setelah sebelumnya penciptaannya dari setetes air.
Cobalah perhatikan perbedaan antara dua kondisi ini. Dan hendaknya ia mengetahui bahwa yang telah menciptakannya dari ketiadaan itu lebih kuasa lagi mengulangi penciptaannya kembali setelah ia tercerai berai dan hancur luluh!
Cobalah perhatikan perbedaan antara dua kondisi ini. Dan hendaknya ia mengetahui bahwa yang telah menciptakannya dari ketiadaan itu lebih kuasa lagi mengulangi penciptaannya kembali setelah ia tercerai berai dan hancur luluh!
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di