Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di

As-Saffat : Ayat 1

Tafsir As-Sa'di
"Demi rombongan yang bershaf-shaf dengan sebenar-benar-nya, dan demi rombongan yang melarang dengan sebenar-benarnya, dan demi rombongan yang membacakan pelajaran, sesungguhnya sembahanmu benar-benar Esa. Rabb langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dan Rabb tempat-tempat terbit matahari. Sesungguhnya Kami telah menghias langit yang terdekat dengan hiasan bintang-bintang, dan telah memeliharanya dari setiap setan yang sangat durhaka, setan-setan itu tidak dapat mendengar (pem-bicaraan) para malaikat dan mereka dilempari dari segala penjuru untuk mengusir mereka dan bagi mereka siksaan yang kekal, akan tetapi barangsiapa yang mencuri (pendengaran); maka ia dikejar oleh suluh api yang cemerlang. Maka tanyakanlah kepada mereka, 'Apakah mereka lebih kukuh kejadiannya ataukah apa yang telah Kami ciptakan itu?' Sesungguhnya Kami telah menciptakan mereka dari tanah liat." (Ash-Shaffat: 1-11).

(1-4) Ini adalah sumpah dari Allah سبحانه وتعالى dengan malaikat-ma-laikatNya yang mulia dalam kondisi ibadah mereka dan pengaturan yang mereka jalankan berdasarkan izin Rabbnya, dalam menegas-kan Uluhiyah dan RububiyahNya, seraya berfirman, ﴾ وَٱلصَّٰٓفَّٰتِ صَفّٗا ﴿ "Demi rombongan yang bershaf-shaf dengan sebenar-benarnya," maksud-nya, berbaris dalam mengabdi kepada Rabbnya. Mereka adalah para malaikat.
﴾ فَٱلزَّٰجِرَٰتِ زَجۡرٗا ﴿ "Dan demi rombongan yang melarang dengan sebe-nar-benarnya." Mereka adalah para malaikat yang menahan awan dan lain-lain berdasarkan perintah Allah.
﴾ فَٱلتَّٰلِيَٰتِ ذِكۡرًا ﴿ "Dan demi rombongan yang membacakan pelajaran." Mereka adalah para malaikat yang membacakan Firman Allah سبحانه وتعالى. Oleh karena mereka selalu tunduk kepada Rabbnya dan beribadah di dalam pengabdian kepadaNya dan mereka tidak pernah men-durhakaiNya sekejap mata pun, maka Allah bersumpah dengan mereka menegaskan UluhiyahNya, seraya berfirman, ﴾ إِنَّ إِلَٰهَكُمۡ لَوَٰحِدٞ ﴿ "Sesungguhnya sembahanmu benar-benar Esa" Dia tidak mempunyai sekutu di dalam status sebagai tuhan yang berhak disembah, maka dari itu ikhlaskanlah rasa cinta, takut dan harapan, serta segala bentuk ibadah kepadaNya.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di