Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di
As-Saffat : Ayat 42
Tafsir As-Sa'di
"Kecuali hamba-hamba Allah yang diberi keikhlasan. Me-reka itu memperoleh rizki yang tertentu, yaitu buah-buahan, dan mereka adalah orang-orang yang dimuliakan, di dalam surga-surga yang penuh nikmat, di atas tahta-tahta kebesaran berhadap-hadapan. Diedarkan kepada mereka gelas yang berisi khamar dari sungai yang mengalir. Putih bersih, sedap rasanya bagi orang-orang yang minum. Tidak ada dalam khamar itu unsur yang memabuk-kan dan mereka tiada mabuk karenanya. Di sisi-sisi mereka ada bidadari-bidadari yang tidak liar pandangannya dan jelita mata-nya. Seakan-akan mereka adalah telur yang tersimpan dengan baik." (Ash-Shaffat: 40-49).
(41-42) ﴾ أُوْلَٰٓئِكَ لَهُمۡ رِزۡقٞ مَّعۡلُومٞ ﴿ "Mereka itu memperoleh rizki yang tertentu," artinya, tidak semu, melainkan ia adalah rizki yang sangat agung lagi besar yang tidak semu keadaannya dan tidak dapat dibayangkan hakikatnya.
Lalu Allah memperjelasnya dengan FirmanNya, ﴾ فَوَٰكِهُ ﴿ "Yaitu buah-buahan" dari semua jenis buah-buahan yang sangat disenangi oleh jiwa karena kelezatan, warna, dan rasanya.
﴾ وَهُم مُّكۡرَمُونَ ﴿ "Dan mereka adalah orang-orang yang dimuliakan," bukan dihinakan lagi dicela, melainkan diagungkan, dimuliakan dan dihormati. Satu sama lain memuliakan dan mereka pun di-muliakan oleh para malaikat yang mulia, mereka masuk menjum-painya dari semua pintu, dan para malaikat juga mengucapkan selamat atas diraihnya pahala yang paling menyenangkan, dan mereka dimuliakan pula oleh akramul akramin (Allah سبحانه وتعالى) dan Dia mengaruniakan kepada mereka berbagai macam karamah berupa kenikmatan hati, ruh, dan badan.
(41-42) ﴾ أُوْلَٰٓئِكَ لَهُمۡ رِزۡقٞ مَّعۡلُومٞ ﴿ "Mereka itu memperoleh rizki yang tertentu," artinya, tidak semu, melainkan ia adalah rizki yang sangat agung lagi besar yang tidak semu keadaannya dan tidak dapat dibayangkan hakikatnya.
Lalu Allah memperjelasnya dengan FirmanNya, ﴾ فَوَٰكِهُ ﴿ "Yaitu buah-buahan" dari semua jenis buah-buahan yang sangat disenangi oleh jiwa karena kelezatan, warna, dan rasanya.
﴾ وَهُم مُّكۡرَمُونَ ﴿ "Dan mereka adalah orang-orang yang dimuliakan," bukan dihinakan lagi dicela, melainkan diagungkan, dimuliakan dan dihormati. Satu sama lain memuliakan dan mereka pun di-muliakan oleh para malaikat yang mulia, mereka masuk menjum-painya dari semua pintu, dan para malaikat juga mengucapkan selamat atas diraihnya pahala yang paling menyenangkan, dan mereka dimuliakan pula oleh akramul akramin (Allah سبحانه وتعالى) dan Dia mengaruniakan kepada mereka berbagai macam karamah berupa kenikmatan hati, ruh, dan badan.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di