Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di
As-Saffat : Ayat 74
"Apakah itu yang lebih baik ataukah pohon zaqqum. Sesung-guhnya Kami menjadikannya sebagai fitnah bagi orang-orang yang zhalim. Sesungguhnya ia adalah sebatang pohon yang keluar dari dasar Neraka Jahim. Mayangnya seperti kepala setan-setan. Maka sesungguhnya mereka benar-benar memakan sebagian dari buah pohon itu, maka mereka memenuhi perutnya dengannya. Ke-mudian sesudah memakan buah pohon zaqqum itu, pasti mereka mendapat minuman yang bercampur dengar air yang sangat panas. Kemudian sesungguhnya tempat kembali mereka benar-benar ke Neraka Jahim. Karena sesungguhnya mereka mendapati bapak-bapak mereka dalam keadaan sesat. Lalu mereka sangat tergesa-gesa mengikuti jejak orang-orang tua mereka itu. Dan sesungguh-nya telah sesat sebelum mereka sebagian besar dari orang-orang yang dahulu, dan sesungguhnya telah Kami utus pemberi-pemberi peringatan di kalangan mereka. Maka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang diberi peringatan itu. Kecuali hamba-hamba Allah yang diberi keikhlasan." (Ash-Shaffat: 62-74).
Tafsir As-Sa'di
(74) Oleh karena tidak semua orang yang diberi peringatan itu sesat, bahkan di antara mereka ada yang beriman dan meng-ikhlaskan ketaatan kepada Allah, maka mereka dikecualikan oleh Allah سبحانه وتعالى dari kebinasaan, seraya berfirman, ﴾ إِلَّا عِبَادَ ٱللَّهِ ٱلۡمُخۡلَصِينَ ﴿ "Kecuali hamba-hamba Allah yang diberi keikhlasan." Maksudnya: Orang-orang yang disucikan oleh Allah dan diistimewakan dengan rahmatNya karena ketulusan mereka. Maka kesudahan mereka adalah menjadi terpuji.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di