Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di
Sad : Ayat 34
"Dan Kami karuniakan kepada Dawud, Sulaiman, dia adalah sebaik-baik hamba. Sesungguhnya dia amat taat. Ketika dipertun-jukkan kepadanya kuda-kuda yang tenang di waktu berhenti dan yang cepat waktu berlari pada waktu sore, maka ia berkata, 'Se-sungguhnya aku menyukai kesenangan terhadap barang yang baik ini sehingga aku lalai mengingat Rabbku sampai kuda itu hilang dari pandangan. Bawalah kuda-kuda itu kembali kepadaku.' Lalu ia mengusap-ngusap kaki dan lehernya. Dan sesungguhnya Kami telah menguji Sulaiman dan Kami tempatkan di atas kursinya sebatang tubuh, kemudian ia bertaubat. Ia berkata, 'Ya Rabbku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak pantas dimiliki oleh seorang jua pun sesudahku, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi.' Kemudian Kami tundukkan kepa-danya angin yang berhembus dengan baik, yang menurut ke mana saja yang dikehendakinya, dan setan-setan semuanya ahli bangunan dan penyelam, dan setan yang lain yang terikat dalam belenggu. Inilah anugerah Kami; maka berikanlah atau tahanlah dengan tiada perhitungan. Dan sesungguhnya dia mempunyai kedudukan yang dekat pada sisi Kami dan tempat kembali yang baik." (Shad: 30-40).
Tafsir As-Sa'di
(34) ﴾ وَلَقَدۡ فَتَنَّا سُلَيۡمَٰنَ ﴿ "Dan sesungguhnya Kami telah menguji Sulaiman." Kami memberinya cobaan dan ujian dengan kehilangan kerajaannya dan terlepasnya kerajaan itu darinya disebabkan ke-salahan-kesalahan yang terjadi akibat tabiat kemanusiaan, ﴾ وَأَلۡقَيۡنَا عَلَىٰ كُرۡسِيِّهِۦ جَسَدٗا ﴿ "dan Kami tempatkan di atas kursinya sebatang tubuh," yakni, setan yang telah ditakdirkan Allah untuk duduk di atas kursi kera-jaannya dan ia mengendalikan kerajaan pada masa ujian Sulaiman, ﴾ ثُمَّ أَنَابَ ﴿ "kemudian ia kembali" kepada Allah dan bertaubat.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di